banner 728x90
banner 728x90
Bandel! PT MTP Cs Diduga Abaikan Teguran Disnakertrans, DPRD Sula: Ini Pelanggaran Pidana

Bandel! PT MTP Cs Diduga Abaikan Teguran Disnakertrans, DPRD Sula: Ini Pelanggaran Pidana

Berita

Potretone.com, Sanana,- Dugaan pelanggaran ketenagakerjaan mencuat di Kabupaten Kepulauan Sula. PT MTP, perusahaan industri kayu yang beroperasi di Desa Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Utara, diduga tetap menjalankan skema kerja “mitra” terhadap pekerjanya, meski telah mendapat peringatan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Maluku Utara. Minggu (5/4/2026). 

Pemda Sula Dukung Event GHS, Dinilai Dorong Budaya dan Ekonomi Warga

Pemda Sula Dukung Event GHS, Dinilai Dorong Budaya dan Ekonomi Warga

Berita

Potretone.com, Sanana,- Rencana audiensi panitia Gabalil Hai Sua (GHS) dengan Bupati Kabupaten Kepulauan Sula dialihkan kepada Wakil Bupati, menyusul arahan langsung dari kepala daerah. Ketua Panitia GHS, H. Faruk Bahan, mengatakan pertemuan tersebut tetap berjalan dan difokuskan pada pembahasan teknis pelaksanaan kegiatan.

GMNI Soroti Risiko Ekonomi Global, Dorong Prabowo Kaji Ulang Forum Board of Peace

GMNI Soroti Risiko Ekonomi Global, Dorong Prabowo Kaji Ulang Forum Board of Peace

Berita

Potretone.com, Jakarta,- Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran kembali meningkat dan memicu kekhawatiran dunia atas potensi meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah. Situasi tersebut dinilai berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi global, terutama melalui lonjakan harga energi, tekanan inflasi, dan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan.

Empat Desa di Taliabu Tersingkir dari Kampung Nelayan Merah Putih 2026, FORMAPAS Malut: Ini Alarm Keras bagi Pemda

Empat Desa di Taliabu Tersingkir dari Kampung Nelayan Merah Putih 2026, FORMAPAS Malut: Ini Alarm Keras bagi Pemda

Berita

Potretone.com, Taliabu,- Kegagalan Kabupaten Pulau Taliabu menembus Program Kampung Nelayan Merah Putih Tahun Anggaran 2026 menuai sorotan tajam. Pengurus Pusat Forum Mahasiswa Pascasarjana Maluku Utara menilai tersingkirnya empat desa dari program prioritas nasional itu bukan sekadar persoalan teknis, melainkan cerminan lemahnya tata kelola data dan kesiapan sumber daya manusia (SDM) daerah.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.