Potretone.com, Sanana,- Suasana sore di Pasar Basanohi, Kota Sanana, Minggu (1/3/2026), terasa berbeda dari biasanya. Di tengah kesibukan warga yang berburu kebutuhan berbuka puasa, Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sula dari Partai Demokrat, Masmina Ali Umacina, hadir dengan cara yang sederhana namun penuh makna.
Ia hadir dan memborong ratusan kue dari pedagang kecil yang berjualan di Pasar Basanohi untuk dibagikan kepada masyarakat yang beraktifitas di seputaran pasar Basonohi.
Bukan sekadar berbagi takjil, aksi ini menjadi simbol kepedulian yang menyentuh hati. Satu per satu kue dibeli langsung dari lapak pedagang Pasar Basanohi memberi harapan bagi para pelaku UMKM yang menggantungkan rezeki di bulan Ramadan.
Setelah itu, ratusan paket takjil dibagikan di depan Bank BPD Maluku, Desa Fogi, Kecamatan Sanana, kepada para pengendara, pejalan kaki, hingga warga sekitar yang melintas.
Di bawah cahaya senja yang mulai meredup, Masmina tampak menyapa warga dengan senyum hangat. Tidak ada sekat antara wakil rakyat dan masyarakat.
Ia berdiri di tepi jalan, menyerahkan takjil dengan tangan sendiri, sembari berbincang ringan dengan warga yang menerima.
“Ramadan adalah bulan penuh kasih dan kebersamaan. Apa yang kami lakukan hari ini mungkin sederhana, tetapi kami ingin masyarakat merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Kami ingin selalu hadir dan berbagi,” ujar Masmina dengan penuh harap.
Aksi sosial tersebut sontak menuai simpati dan rasa haru dari warga. Banyak yang tak menyangka seorang wakil rakyat turun langsung memborong dagangan pedagang kecil dan membagikannya kepada masyarakat.
Salah satu warga yang menerima takjil, tak mampu menyembunyikan rasa terima kasihnya.
“Kami benar-benar terharu. Ini bukan hanya soal takjil, tapi perhatian dan kepedulian yang membuat kami merasa dihargai. Semoga Ibu Masmina selalu diberi kesehatan dan bisa terus bersama masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan ini bukan hanya menghadirkan senyum menjelang berbuka, tetapi juga menegaskan bahwa politik bisa hadir dengan wajah yang humanis menguatkan, merangkul, dan berbagi.
Di tengah hiruk pikuk Kota Sanana, momen sederhana itu menjadi pengingat bahwa kepedulian yang tulus selalu menemukan jalannya ke hati masyarakat.
(Ra)



















