banner 728x90
banner 728x90
BeritaDaerahMaluku UtaraNasionalOtomotifPolitikRegionalUncategorized

Golkar Malut Mulai Panas, Anjas Taher Sudah Kantongi 9 Dukungan

117
×

Golkar Malut Mulai Panas, Anjas Taher Sudah Kantongi 9 Dukungan

Sebarkan artikel ini

Potretone.com, Ternate,- Suasana politik di internal Partai Golkar Maluku Utara mulai memanas jelang Musda yang bakal digelar 12 April 2026. Salah satu kandidat kuat, Anjas Taher, sudah tancap gas lebih dulu dengan mengambil formulir pendaftaran. Jumat, (10/4/2026).

Pengambilan formulir itu dilakukan di Sekretariat DPD Golkar Malut lewat perwakilannya, Nyong Barakati, dan langsung diterima oleh panitia penjaringan.

banner 728x90

Langkah cepat ini jadi sinyal kalau perebutan kursi Ketua Golkar Malut bakal berlangsung seru dan ketat. Diperkirakan, bukan cuma Anjas yang akan maju, tapi juga ada kandidat lain yang siap bersaing.

Nyong Barakati bilang, majunya Anjas bukan sekadar ambisi pribadi, tapi karena dorongan untuk membesarkan kembali Golkar di Maluku Utara.

“Golkar ini partai besar. Bang Anjas sebagai kader senior punya niat untuk bangun lagi kejayaan Golkar di Malut dengan semangat kebersamaan,” ujar Nyong.

Soal dukungan, Nyong yang juga mantan Ketua AMPG menegaskan kalau pihaknya sudah lebih dari siap. Bahkan, dukungan yang dikantongi sudah melampaui syarat.

“Kami sudah pegang 9 rekomendasi dari DPD kabupaten/kota. Itu sudah lebih dari cukup untuk mendaftar,” tegasnya.

Sementara itu, panitia penjaringan, Muhammad Abusama, menyampaikan bahwa pendaftaran masih dibuka sampai 11 April pukul 00.00 WIT. Setelah itu, akan masuk tahap verifikasi berkas dan penetapan calon.

Musda kali ini dinilai penting karena bakal menentukan arah Golkar ke depan di Maluku Utara. Para kader pun berharap ketua terpilih nanti bisa membawa Golkar kembali kuat dan berjaya di daerah.

(Ris)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretine.com, Sanana,- Proyek pembangunan tower di Desa Buya, Kecamatan Mangoli Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, kini disorot tajam oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD setempat. Proyek bernilai lebih dari Rp3 miliar itu diduga kuat tidak menjalankan prinsip transparansi setelah ditemukan tidak adanya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan. Selasa, (14/4/2026).