banner 728x90
banner 728x90
BeritaDaerahNasionalOtomotifRegionalUncategorized

Momentum Hari Perempuan Internasional, Yanti Tidore Soroti Tingginya Kekerasan terhadap Perempuan

40
×

Momentum Hari Perempuan Internasional, Yanti Tidore Soroti Tingginya Kekerasan terhadap Perempuan

Sebarkan artikel ini

Potretone.com, Sanana,- Peringatan International Women’s Day yang jatuh setiap 8 Maret menjadi momentum untuk merefleksikan perjuangan perempuan dalam meraih kesetaraan serta pemenuhan hak-hak mereka di berbagai bidang kehidupan.

Ketua Bidang Kesarinaan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kepulauan Sula, Yanti Tidore, Sabtu (7/3/2026).

banner 728x90

Hari Perempuan Internasional tidak hanya dimaknai sebagai perayaan bagi kaum perempuan, tetapi juga sebagai pengingat atas perjalanan panjang perjuangan perempuan dalam bidang sosial, ekonomi, budaya, dan politik.

“Peringatan 8 Maret bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk melihat kembali sejauh mana perjuangan perempuan dalam memperoleh kesetaraan gender dan pemenuhan hak-hak perempuan di seluruh dunia,” ujar Yanti.

Ia mengatakan, berbagai capaian yang diraih perempuan saat ini merupakan hasil dari perjuangan panjang yang terus berlangsung hingga sekarang. Namun demikian, masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian serius, salah satunya terkait kekerasan terhadap perempuan.

Berdasarkan data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 4.472 kasus kekerasan terhadap perempuan yang dilaporkan.

Menurut Yanti, angka tersebut menunjukkan bahwa kekerasan terhadap perempuan masih menjadi persoalan yang belum sepenuhnya teratasi. Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir, kasus kekerasan terhadap perempuan cenderung meningkat.

“Kekerasan terhadap perempuan merupakan persoalan serius yang harus menjadi perhatian bersama. Perempuan tidak seharusnya dipandang sebagai objek, melainkan sebagai individu yang memiliki harkat, martabat, serta kedudukan yang setara, termasuk dalam peran kepemimpinan,” katanya.

Ia menilai, dalam kehidupan sosial, perempuan masih kerap menghadapi stigma yang menempatkan mereka pada posisi yang kurang diperhatikan. Padahal, perempuan memiliki peran penting dalam menopang kesejahteraan keluarga dan pembangunan ekonomi.

“Perempuan bukan sekadar pelengkap dalam ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi penopang kesejahteraan keluarga sekaligus fondasi penting bagi kemandirian ekonomi nasional,” ujar Yanti.

Melalui momentum Hari Perempuan Internasional, Yanti berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghormatan terhadap hak-hak perempuan semakin meningkat.

“Perempuan bukan hanya tentang perayaan, tetapi tentang perjuangan yang terus hidup. Perempuan berhak berdaulat atas dirinya, berdikari dalam kehidupannya, dan berkebudayaan dalam perjuangannya,” katanya.

(RA)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Angin laut di Pelabuhan Sanana siang itu berembus pelan, seolah ikut membawa kenangan-kenangan lama yang hampir terlupakan. Di antara langkah kaki para penumpang yang turun dari kapal KM. Permata Obi pada 28 April 2026, ada sekelompok orang tua yang berjalan perlahan bukan semata karena usia, tetapi karena mereka sedang memikul sesuatu yang tidak sisa-sisa budaya yang kian menipis dimakan zaman.

Berita

Potretone.com, Sanana,- Suasana hangat yang selama ini menyelimuti kebersamaan Panitia Gabalil Hai Sua (GHS) 2026 mendadak berubah haru. Sebuah video yang beredar di grup internal panitia memperlihatkan kondisi salah satu anggota mereka yang kini tengah menjalani perawatan di RSUD Sanana. Senin, (27/4/2026).