banner 728x90
banner 728x90
BeritaDaerahMaluku UtaraNasionalPendidikan

Wabup Kepulauan Sula Tegaskan Perlindungan bagi Guru di Peringatan HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025

22
×

Wabup Kepulauan Sula Tegaskan Perlindungan bagi Guru di Peringatan HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025

Sebarkan artikel ini

Potretone.com, Sanana,- Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Kepulauan Sula berlangsung khidmat pagi ini, Selasa (25/11/2025).

Wakil Bupati Kepulauan Sula, M. Saleh Marasabessy, hadir sebagai Inspektur Upacara dan menyampaikan pesan penting terkait perlindungan profesi guru di era tantangan global yang semakin berat.

banner 728x90

Dalam amanat yang dibacakan, mewakili Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, Wabup menekankan bahwa pemerintah pusat dan Polri resmi menandatangani nota kesepahaman guna memberikan perlindungan hukum bagi guru.

Kebijakan ini memungkinkan penyelesaian masalah secara damai atau restorative justice apabila guru menghadapi persoalan dengan murid, orang tua, maupun unsur masyarakat saat menjalankan tugas mendidik.

Upacara yang digelar di halaman Istana Daerah (Isda) Desa Fagudu ini dihadiri para kepala OPD, perwakilan Forkopimda, serta ratusan guru dari berbagai sekolah di Kepulauan Sula.

Dalam pidatonya, M. Saleh menegaskan bahwa semakin kuatnya arus digitalisasi dan gaya hidup hedonis membuat tugas guru jauh lebih kompleks. Guru kini berhadapan dengan persoalan sosial, moral, politik, hingga tekanan ekonomi, sementara penghargaan terhadap profesinya masih sering dianggap rendah.

“Banyak guru mengalami tekanan material, sosial, mental, bahkan berhadapan dengan aparat penegak hukum. Kondisi ini harus diakhiri,” tegasnya.

Ia menyebut guru sebagai agen pembelajaran sekaligus agen peradaban yang memikul tanggung jawab besar membangun kecerdasan, karakter, serta akhlak mulia generasi penerus. Guru juga menjadi garda terdepan dalam menangani beragam persoalan murid, mulai dari masalah akademik hingga kecanduan gawai dan judi online.

Wabup mengajak seluruh guru memperkuat komitmen moral dan profesionalisme, serta mengimbau masyarakat untuk lebih menghargai perjuangan tenaga pendidik. Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam pendidikan.

“Berikan kesempatan kepada guru untuk mendidik anak-anak dengan cara terbaik. Perbaiki komunikasi, bangun kerja sama, dan saling menghargai,” ujarnya.

Di penghujung sambutan, M. Saleh Marasabessy mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru di Kepulauan Sula atas pengabdian tanpa pamrih.

“Di tangan Anda masa depan bangsa. Teruslah mengabdi untuk negeri,” pungkasnya.

(Tim-PO)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretine.com, Sanana,- Proyek pembangunan tower di Desa Buya, Kecamatan Mangoli Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, kini disorot tajam oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD setempat. Proyek bernilai lebih dari Rp3 miliar itu diduga kuat tidak menjalankan prinsip transparansi setelah ditemukan tidak adanya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan. Selasa, (14/4/2026).