banner 728x90
BeritaDaerah

Peletakan Batu Pertama Gedung Gereja GMIH Pniel Leleoto: Awal Baru dalam Iman dan Persaudaraan

53
×

Peletakan Batu Pertama Gedung Gereja GMIH Pniel Leleoto: Awal Baru dalam Iman dan Persaudaraan

Sebarkan artikel ini

Halut, Potretone.com,- Dalam suasana penuh sukacita dan harapan, Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan gedung Gereja GMIH Pniel Leleoto. Rabu, (22/10).

Momen sakral ini menjadi tonggak sejarah baru bagi jemaat dan masyarakat Leleoto sebagai simbol awal berdirinya rumah ibadah yang menjadi pusat pertumbuhan iman dan kebersamaan umat.

banner 728x90

Bupati Halmahera Utara, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan gereja bukan hanya tentang membangun sebuah bangunan fisik, tetapi juga tentang membangun kehidupan rohani yang kokoh, mempererat persaudaraan, dan memperkuat kasih antar sesama.

“Aku meletakkan batu pemula ini sebagai dasar iman percaya kita kepada Allah. Cintaku akan rumah-Mu, ya Allah, berkobar dalam diriku seperti api yang menyala-nyala,”ujar Bupati dengan penuh haru dan keyakinan.

Beliau juga menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Halmahera Utara dalam mendukung setiap upaya yang memperkuat kehidupan spiritual dan kerukunan antarumat beragama di seluruh wilayah.

Acara peletakan batu pertama ini ditutup dengan doa bersama dan pujian syukur dari seluruh jemaat yang hadir, diiringi semangat dan tekad untuk menyelesaikan pembangunan rumah Tuhan hingga tuntas. (Cheni)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sanana,- Aksi demonstrasi yang digelar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kabupaten Kepulauan Sula untuk menyoroti dugaan kasus-kasus korupsi di daerah berakhir ricuh. Ketua IMM Kepulauan Sula, Prabowo Sibela, mengaku menjadi korban dugaan pemukulan oleh seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat menyampaikan aspirasi di depan Istana Daerah, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Minggu (31/5/2026).

Berita

Potretone.com, Sanana,- Sikap diam Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT Mangoli Timber Produsen (MTP) mulai memantik kritik keras. Lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan di bidang tenaga kerja itu dinilai belum menunjukkan keberanian politik untuk membela ribuan pekerja lokal yang diduga kehilangan hak-hak normatifnya.