banner 728x90
banner 728x90
BeritaBudayaDaerahOpiniPolitik

Maju Calon Kepala Daerah Papua, BTM Optimis Dapat Dukungan Parpol

32
×

Maju Calon Kepala Daerah Papua, BTM Optimis Dapat Dukungan Parpol

Sebarkan artikel ini

Potretone.com, Japura (Papua) – Pada 13 april kemarin samapai saat ini, Tim pemenang serta simpatisan, Dr. Benhur Tommy Mano, terus melakukan konsulidasi kemenangan pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.

Hal ini disampaikan oleh bakal calon gubernur provinsi papua, Dr. Benhur Tommy Mano, usai melakukan doa sukuran yang di hadiri oleh kerukunan lintas Nusantara serta tokoh tokoh adat Tabi-Saireri di kediamannya.

banner 728x90

Benhur Tommy Mano mengatakan, untuk pilkada 2024, tim saat ini terus aksis dan menggalang kekuatan untuk mendapatkan dukungan parpol.

“Saat ini saya bersama tim kerja sedang mengupayakan bagaimana mendapatkan dukungan Partai politik sebagai kendaraan untuk maju sebagai calon gubernur Papua Periode 2024 – 2029,”ucapnya.

Bakal calon Gubernur mengatakan, kriteria figur yang bakal mendampinginya dalam pencalonan kepala daerah (Pilkada) Papua pada 27 November 2024 kali ini seorang figur yang benar-benar rendah hati, takut pada tuhan dan harus memiliki hati untuk melayani rakyat.

“Sampai saat ini sudah ada beberapa calon wakil yang suda bangun komunikasi, tapi nanti lihat di antara mereka siapa yang elektabilitasnya tingggi dia lah yang mendampingi saya. Dan kalu opini yang mengiring saya deng si A atau si B itu hanya opini di media sosial itu hal biasa, intinya siapa bekerja dengan maksimal maka dia lah yang mendamping saya pada Pilkada nanti.” ungkap BTM kepada media, kamis (16/5/24). Yan

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Angin laut di Pelabuhan Sanana siang itu berembus pelan, seolah ikut membawa kenangan-kenangan lama yang hampir terlupakan. Di antara langkah kaki para penumpang yang turun dari kapal KM. Permata Obi pada 28 April 2026, ada sekelompok orang tua yang berjalan perlahan bukan semata karena usia, tetapi karena mereka sedang memikul sesuatu yang tidak sisa-sisa budaya yang kian menipis dimakan zaman.