banner 728x90
Uncategorized

Hj. Fianty Buamona, Turun Lapangan Pantau Langsung Kesehatan Peserta GHS

122
×

Hj. Fianty Buamona, Turun Lapangan Pantau Langsung Kesehatan Peserta GHS

Sebarkan artikel ini

Potretone.com, Sanana,- Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sula melakukan pemantauan langsung terhadap pemeriksaan kesehatan peserta Gabalil Hai Sua (GHS) di pos maksahira Desa Fuata Kecamatan Sulabesi Selatan pada Minggu (3/5/2026) sore.

Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Sula mengatakan, Hj. Fianty Buamona, mengatakan telah melakukan berbagai persiapan sejak awal pembentukan panitia kegiatan tersebut, termasuk berkoordinasi dengan seluruh fasilitas layanan kesehatan di wilayah Sulabesi.

banner 728x90

“Kami sudah melakukan persiapan sejak awal. Ada tujuh puskesmas yang dilibatkan dalam kegiatan ini,”ujarnya.

Fianty Buamona menjelaskan, selain melibatkan tenaga medis dari puskesmas, Dinas Kesehatan juga menyiapkan tiga unit kendaraan layanan kesehatan. Sementara itu, masing-masing puskesmas juga disiagakan dengan ambulans untuk mengantisipasi kondisi darurat selama kegiatan berlangsung.

“Semua puskesmas standby dengan ambulans masing-masing, sehingga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bisa segera ditangani,” katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan, Lanjut Fianty, sementara belum ditemukan adanya peserta yang mengalami cedera serius. Menurut dia, hanya terdapat beberapa peserta yang mengalami luka ringan.

“Sejauh ini belum ada cedera berat, hanya luka lecet ringan dan sudah ditangani oleh tim medis,” ucapnya.

Pada Kesempatan itu, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh peserta yang berjumlah 27 tim agar tetap menjaga kondisi fisik selama mengikuti kegiatan hingga mencapai garis akhir.

“Kami berharap seluruh peserta bisa menjaga kesehatan dan keselamatan selama perjalanan, sehingga dapat mencapai finis dengan selamat,” tuturnya.

(Ris)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Kepulauan Sula menuai kritik keras setelah hingga kini belum juga menyerahkan hasil temuan proyek bermasalah kepada aparat penegak hukum (APH), meski telah melakukan rapat dengar pendapat (RDP), meminta dokumen pelaksanaan anggaran (DPA), hingga turun melakukan uji petik lapangan di sejumlah proyek pemerintah daerah.

Berita

Potretone.com, Sanana,- Sikap bungkam ditunjukkan anggota Panitia Khusus (Pansus) LKPJ 2025, Tamrin S. Zaidin, saat dikonfirmasi wartawan terkait pernyataan Ketua Pansus, Julkifli Umagapi, yang menyebut kondisi internal pansus “tidak stabil” sehingga sejumlah temuan lapangan, termasuk dugaan proyek mangkrak, belum dapat direkomendasikan kepada Aparat Penegak Hukum (APH).