banner 728x90
banner 728x90
BeritaDaerahMaluku UtaraNasionalOtomotifRegionalUncategorized

Gereja Pusat GMIH Resmi Digunakan, Jadi Simbol Toleransi di Halut

41
×

Gereja Pusat GMIH Resmi Digunakan, Jadi Simbol Toleransi di Halut

Sebarkan artikel ini

PotretOne.com, Halut,- Gereja Jemaat Imanuel Gamsungi yang dikenal sebagai Gereja Pusat Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH) resmi digunakan setelah melalui prosesi peresmian dan pentahbisan pada Senin (22/12/2025).

Peristiwa ini menjadi momentum penting bagi jemaat sekaligus menegaskan kuatnya nilai toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Kabupaten Halmahera Utara.

banner 728x90

Peresmian gereja berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur, mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Halmahera Utara, pimpinan daerah, tokoh masyarakat, pimpinan dan pelayan gereja, hingga jemaat dan undangan lainnya. Kehadiran lintas elemen tersebut mencerminkan dukungan luas terhadap pembangunan sarana ibadah sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat.

Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Haji Robert serta seluruh jemaat GMIH yang telah berkontribusi dalam pembangunan gereja.

Menurutnya, dukungan tersebut tidak hanya bermanfaat bagi jemaat, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan kebersamaan di Halmahera Utara.

“Hari ini kita memasuki momentum Natal. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal 2025, serta menyambut Tahun Baru 2026 dengan penuh sukacita. Selamat Natal dan selamat menyongsong tahun yang baru,” ujar Piet.

Piet juga menilai Haji Robert sebagai sosok yang layak mendapat penghargaan tokoh kemanusiaan di Halmahera Utara. Ia menegaskan bahwa kontribusi Haji Robert selama ini menunjukkan kepedulian sosial dan keagamaan yang konsisten tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.

Selain itu, Piet menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan perhatian terhadap pembangunan Masjid Raya Tobelo sebagai wujud keadilan dan keharmonisan antarumat beragama di daerah tersebut.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua Sinode GMIH, Pdt. Dr. Demianus Ice. Ia menilai dukungan Haji Robert sebagai bentukb ketulusan yang patut diteladani.

“Dukungan beliau tidak hanya menghadirkan bangunan gereja, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan persaudaraan lintas iman,” katanya.

Haji Robert tidak dapat hadir secara langsung karena urusan penting di Jakarta. Ia diwakili oleh Deputy Director of Operation (DDO) sekaligus KTT NHM, Rara Dodo Lawolo, yang menyampaikan permohonan maaf serta ucapan terima kasih kepada seluruh pihak, jemaat, dan manajemen PT NHM atas kerja sama yang baik selama proses pembangunan.

Diketahui, pembangunan Gedung Gereja Jemaat Imanuel Gamsungi merupakan niat tulus Haji Robert dengan mengalokasikan anggaran sekitar Rp10 miliar. Gereja ini diharapkan menjadi pusat pelayanan rohani jemaat GMIH sekaligus simbol nyata kerukunan dan persatuan masyarakat Halmahera Utara. (Cheni)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *