Potretone.com, Kerom (Papua) – Ketua Afirmasi Otsus Papua, Wehelmus Yoku, membela 3000 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Daerah Kabupaten Kerom, Provinsi Papua.
Pasalnya, surat yang di keluarkan pada tanggal 19 Juni 2024 itu berdasarkan keputusan sidang DPR RI terkait dengan putusan resmi 3000 CPNS adalah data nasional.
Menurut Wehelmus Yoku, sebelum data farmasi 3000 CPNS di umumkan sudah lebih dulu di sampaikan oleh kepala BKD Kabupaten kerom data farmasi 1000 CPNS,
Dia mengatakan, 1000 Farmasi CPNS yang di umumkan oleh kepala BKD itu adalah pembohongan publik.
“Oleh sebab itu kita harus memilah data yang masuk di PAN RB dan yang di sidangkan di DPR RI.”ungkap Kepala Suku wehelmus Yoku Biasa di sapa akrab Welem.
“Kemudian terkait masalah farmasi 20000 CPNS Otsus Papua itu bagi saya hal yang di sampaikan kepala BKD itu tidak benar karena saya pelaku yang mengurus afirmasi Otsus terkait dengan 3000 CPNS kabupaten kerom. Dan saya berani bertanggung jawab atas semua itu,”lanjutnya.
Menurutnya, data afirmasi 3000 CPNS untuk anak asli Papua itulah yang di kirim langsung dari pusat dan kurang lebih 80% Persen itu data yang sah valid siap di pertanggung jawabkan di mata hukum.
“Data ini harus di sampaikan supaya di pahami oleh publik, karena data final farmasi 1000 yang di umumkan di arso 2 itu rekayasa dan tidak benar.”ucap Wehelmus Yoku,
Dia menambahkan bahwa terkait dengan data 3000 itu untuk anak asli Papua, di kabupaten kerom dan selebihnya untuk teman-teman dari daerah lain yang hidup di kerom.
“Dari hasil sidang tanggal 19 Juni 2024 yang sudah di tetapkan 3000 pegawai negeri farmasi Otsus Papua,”terangnya.
Dia menilai, Otsus Papua yang diakumodir oleh pemerintah daerah kerom hanyalah kepentingan politik.
“Data 1000 itu akan kita lapor ke pemerintah pusat melalui, Presiden DPR RI dan PAN RB karena kami rasa bahwa berita acara yang di keluarkan oleh DPR RI maupun PAN RB itu tidak di hargai oleh pemerintah daerah,”ujarnya.
Lebih lanjut, di tanggal 22 juli 2024 Kami sudah siap dan meminta waktu kepada pihak Sekretaris Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI (Sekwan Tim Pres) Associate Prof. Dr. Drs. Ganjar Razuni, S.H., M.Si. bersama WHO akan di sambut dari sentani ke kerom untuk melihat kegagalan Otsus Papua. (Yan)



















