Halut, Potretone.com,- Suasana penuh semangat mewarnai Apel Istimewa Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Halmahera Utara yang digelar di lapangan upacara Satpol PP, Kawasan Pemerintahan Tobelo. Selasa, (21/10).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kedisiplinan, tetapi juga momen penyematan tanda pangkat bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta penguatan semangat baru dalam pelayanan publik.
Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si., menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga persatuan, persaudaraan, dan saling percaya antar aparatur serta masyarakat dalam membangun daerah.
“Jaga persatuan, persaudaraan di antara kita, jaga saling percaya satu sama lain dalam membangun daerah ini,” ujar Bupati dengan penuh harapan.
Pada kesempatan itu Bupati juga menegaskan bahwa dalam penyelenggaraan pemerintahan, terdapat tiga hal penting yang harus dijalankan bersama, diantaranya adalah perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan.
Satpol PP, lanjutnya, memiliki peran vital sebagai pelaksana ketentraman dan ketertiban umum, serta penegakan peraturan daerah dan peraturan bupati.
Mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Bupati menjelaskan bahwa urusan pemerintahan terbagi menjadi tiga kategori utama: urusan absolut, urusan konkuren (kewenangan daerah), dan urusan pemerintahan umum.
Dalam urusan umum inilah, pemerintah daerah wajib melaksanakan tugas untuk menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat.
“Saudara-saudara berhadapan langsung dengan masyarakat yang memiliki karakter berbeda. Karena itu, dibutuhkan sikap profesional dalam menegakkan peraturan daerah dan peraturan bupati,” pesan Bupati.
Ia menekankan pentingnya kemampuan dialogis dan pendekatan humanis dalam melaksanakan tugas, namun tetap siap bertindak cepat dan tegas dalam situasi tertentu.
“Tingkatkan kemampuan berdialog dan berempati, namun jangan ragu untuk tegas jika keadaan menuntut. Di pundak saudara melekat tanggung jawab besar dari pemerintah daerah,”tegasnya.
Kepada para PPPK yang baru diangkat di lingkungan Satpol PP dan Damkar, Bupati berpesan untuk terus membangun komunikasi yang baik, mendengarkan arahan pimpinan, dan bekerja sesuai aturan yang berlaku.
“Jangan lakukan tugas di luar peraturan. Bangun komunikasi dan kerja sama antar rekan kerja, karena kunci keberhasilan organisasi ada pada soliditas tim,” kata Bupati.
Bupati juga menyoroti kinerja Damkar yang masih menghadapi keterbatasan armada dan sumber daya manusia. Ia menegaskan pentingnya peningkatan kualitas, koordinasi, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran.
“Kebakaran tidak bisa diduga. Karena itu, piket wajib dilakukan 24 jam. Saat masyarakat membutuhkan, pemerintah harus hadir,”ujarnya.
Selain itu, Bupati Piet Hein Babua juga mengumumkan rencana pembentukan Satgas Khusus Satpol PP yang akan mendampingi pelaksanaan Program Koperasi Merah Putih di desa-desa.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan dan memastikan program koperasi berjalan efektif di tingkat masyarakat.
Menutup arahannya, Bupati mengingatkan seluruh aparatur agar tetap menjaga kesetiaan dan komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Negara kita sedang menghadapi guncangan. Tidak boleh ada satu pun jajaran pemerintah daerah yang berafiliasi dengan organisasi yang bertentangan dengan NKRI,” tegasnya.
“Selamat bergabung kepada saudara-saudara yang kini resmi menjadi bagian dari Dinas Satpol PP dan Damkar. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, jaga persatuan, dan saling percaya dalam membangun Halmahera Utara,” tutupnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya adalah Asisten I Setda Halut Drs. F.N. Sahetapy, S.IP., M.H.,
Kasatpol PP Halut Muhammad Kacoa,
Sekretaris Satpol PP, para Kepala Bidang, serta seluruh pegawai Satpol PP dan Damkar Halmahera Utara. (Chen)



















