banner 728x90
banner 728x90
BeritaDaerahMaluku UtaraNasionalOtomotifRegionalUncategorized

Bupati Halteng Gandeng Stikes Ranah Minang, Dorong Peningkatan SDM Kesehatan Lewat MoU Strategis

14
×

Bupati Halteng Gandeng Stikes Ranah Minang, Dorong Peningkatan SDM Kesehatan Lewat MoU Strategis

Sebarkan artikel ini

Potretone.com, Halteng,- Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah.

Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Ranah Minang, Jumat (5/12/2025), yang berlangsung di ruang kerja Bupati.

banner 728x90

Dalam unggahan di akun Facebook resminya, Bupati Ikram menyebut kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas dan kompetensi tenaga kesehatan di Halmahera Tengah.

“Kerja sama ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas tenaga kesehatan yang dibutuhkan di Kabupaten Halmahera Tengah,” tulis Bupati Ikram.

Ia menambahkan bahwa melalui kemitraan ini, Pemda Halteng telah memfasilitasi proses pendidikan bagi 34 peserta yang mengikuti program belajar-mengajar di bidang keperawatan. Program ini diharapkan dapat menambah jumlah tenaga medis berkualitas yang siap mengabdi di daerah.

Dalam moment penandatanganan MoU tersebut, Bupati Ikram turut didampingi oleh Kepala Bagian Organisasi, Jamrud Hamid, serta Kepala Dinas Kesehatan Halteng, Aidin Abd Rahman, yang hadir untuk memastikan seluruh proses kerja sama berjalan lancar dan terarah.

Pemerintah daerah berharap kolaborasi bersama Stikes Ranah Minang ini dapat memberikan dampak nyata dalam peningkatan mutu layanan kesehatan, sekaligus mencetak tenaga kesehatan profesional yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat Halmahera Tengah di masa mendatang.

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Angin laut di Pelabuhan Sanana siang itu berembus pelan, seolah ikut membawa kenangan-kenangan lama yang hampir terlupakan. Di antara langkah kaki para penumpang yang turun dari kapal KM. Permata Obi pada 28 April 2026, ada sekelompok orang tua yang berjalan perlahan bukan semata karena usia, tetapi karena mereka sedang memikul sesuatu yang tidak sisa-sisa budaya yang kian menipis dimakan zaman.