Potretone.com, Sanana,- Pesona alam dan budaya Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, kembali berhasil memikat wisatawan mancanegara. Salah satunya adalah Gerhard Schneider, wisatawan asal Jerman yang kini telah tiga kali berkunjung ke Kepulauan Sula, menjelajahi berbagai destinasi wisata serta kekayaan bawah laut daerah ini.
Pada kunjungannya yang ketiga, Gerhard tidak datang sendirian. Ia membawa sang istri, Indah Schneider, untuk pertama kalinya mengenal lebih dekat keindahan Kepulauan Sula. Mereka berdua terlihat menikmati suasana tenang dan panorama eksotis di Tanjung Waka di Desa Fatkauyon Kecamatan Sulabesi Timur, saat ditemui pada Minggu, 31 Agustus 2025.
Menurut Gerhard, Kepulauan Sula adalah surga tersembunyi yang belum banyak dikenal, bahkan oleh warga Indonesia sendiri.
“Banyak teman saya di Jakarta tidak tahu Sula itu di mana. Mereka pikir Sulawesi. Saya harus jelaskan bahwa Sula adalah bagian dari Maluku Utara, tepatnya di Pulau Sulabesi,” ujarnya dalam bahasa Indonesia yang cukup fasih.
Tidak hanya menikmati pantai dan panorama daratan, Gerhard juga melakukan aktivitas diving di sejumlah titik perairan, Salah satunya di antara Desa Kabau Pantai dan Desa Wai Ina Kecamatan Sulabesi Barat. Ia mengaku terpesona dengan keindahan alam bawah laut Sula yang masih alami dan belum banyak tersentuh.
Lebih dari itu, ia juga mengagumi keragaman budaya lokal dan kuliner tradisional yang disajikan oleh warga. “Ada wisata budaya seperti Kramat, makanan ibu-ibu di pesisir juga luar biasa. Rasanya otentik dan sangat khas,” tambahnya.
Gerhard mengaku telah banyak menceritakan pengalamannya di Kepulauan Sula kepada rekan-rekannya di luar negeri dan berharap daerah ini mendapat perhatian lebih dalam pengembangan pariwisata. Menurutnya, potensi wisata di Kepulauan Sula sangat besar dan layak dikenal dunia.
“Karena tempat ini belum terlalu dikenal, justru jadi daya tarik. Jika dikembangkan dengan baik, wisatawan asing pasti akan datang,” pungkasnya. (**)



















