Sanana, Potretone.com,- Insiden kecil di Pasar Makdahi Sanana Desa Fogi Kecamatan Sanana, sempat menjadi perhatian publik. Namun, alih-alih berlarut, kisah antara Hendrata Thes (HT) mantan Bupati Kepulauan Sula dan Don, pegawai Dinas Perhubungan, justru berakhir dengan pelukan damai di ruangan SPKT Polres Kepulauan Sula.
Keduanya terlibat ketegangan pada hari rabu 29 Oktober 2025 seputaran terminal Basanohi, Desa Fogi, akibat kesalahpahaman soal jalur keluar pasar. Suasana memanas, emosi tersulut, dan terjadi kontak fisik singkat.
Namun sehari setelah kejadian, kepada wartawan Kamis, (30/10), Hendrata Thes, dengan lapang dada mengakui kekhilafannya.
“Saya akui, saya sempat kehilangan kendali. Tapi semua berawal dari salah paham. Kami sudah berdamai secara kekeluargaan,” ujarnya.
Don pun disebut menunjukkan sikap dewasa dengan menerima permintaan maaf dan memilih menutup peristiwa tersebut tanpa memperpanjang masalah.
HT mengaku mengambil pelajaran penting dari kejadian itu tentang pentingnya komunikasi dan pengendalian diri, bahkan dalam situasi sederhana seperti di jalan raya.
“Saya berharap nanti ada tanda larangan yang jelas di lokasi itu, supaya tidak menimbulkan salah paham lagi,” tambahnya. (Ra)


















