banner 728x90
banner 728x90
BeritaDaerahNasionalOtomotifProvinsi Sorong SelatanRegionalUncategorized

Ratusan Warga Teminabuan Desak Pemda Sorong Selatan Bangun Tugu Peradaban Injil Amak Msek

110
×

Ratusan Warga Teminabuan Desak Pemda Sorong Selatan Bangun Tugu Peradaban Injil Amak Msek

Sebarkan artikel ini

PotretOne Com, SorSel,- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Pekabaran Injil (HUT PI) ke-99 di Tanah Tehit, ratusan warga masyarakat Teminabuan yang didampingi pemuda dari OKP GMKI dan GMNI menyuarakan aspirasi pembangunan Tapak Jejak Injil Peradaban “Amak Msek” yang berlokasi di Pasar Ampera, Teminabuan, Senin (27/01/2026).

Aksi penyampaian aspirasi ini dilakukan sebagai bentuk pengingat sejarah penting masuknya Injil di wilayah Sorong Selatan. Diketahui, pada 27 Januari 1927, dua misionaris Injil, yakni Jotlely dan Matatula, pertama kali menginjakkan kaki dan melayani Pekabaran Injil di Kampung Wersar dan Amak Msek, Teminabuan.

banner 728x90

Dalam perkembangannya, Pemerintah Daerah telah melakukan pembangunan dan penataan lokasi Tapak Injil di Kampung Wersar. Namun hingga kini, lokasi Tapak Injil Amak Msek yang berada di kawasan Pasar Ampera dinilai belum mendapatkan perhatian serius, sejak terbentuknya Kabupaten Sorong Selatan hingga saat ini.

Melalui momentum HUT PI ke-99 ini, masyarakat dan pemuda secara tegas mendesak Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan agar segera membangun Tugu Peradaban Injil “Amak Msek” sebagai simbol sejarah, iman, dan peradaban masyarakat Tehit.

Salah satu tokoh perempuan Teminabuan, Adolina Kondologit (Momot), menyampaikan kekecewaannya terhadap lambannya respons pemerintah daerah.

“Pemerintah daerah harus segera membangun Tugu Peradaban Injil milik kedua rasul Injil, Jotlely dan Matatula. Jangan hanya memberikan janji manis dari tahun ke tahun tanpa realisasi,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Musa Thesia, anak dari almarhum Guru Injil Nikolas Thesia. Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata.

“Saya berharap Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan segera membangun Tugu Peradaban Injil Amak Msek sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah masuknya Injil di Tanah Tehit,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan GMKI yang juga membawa aspirasi kelompok Cipayung dan pemuda menegaskan batas waktu kepada pemerintah daerah.

“Kami memberikan estimasi waktu kepada Pemerintah Daerah untuk membangun Tugu Peradaban Injil di Amak Msek sebelum memasuki satu abad 100 tahun Injil mendarat di Tanah Tehit, yaitu periode 27 Januari 1927 hingga 27 Januari 2027,”tegas perwakilan GMKI.

Masyarakat berharap pembangunan tugu tersebut tidak hanya menjadi simbol sejarah keagamaan, tetapi juga menjadi identitas peradaban, sarana edukasi generasi muda, serta destinasi sejarah dan rohani di Kabupaten Sorong Selatan. (Moy)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *