banner 728x90
banner 728x90
BeritaDaerahGaya HidupMaluku UtaraNasionalOlahragaRegionalUncategorized

Ratusan Warga Ikuti Jalan Sehat dan Senam Bersama dalam Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan di Halut

8
×

Ratusan Warga Ikuti Jalan Sehat dan Senam Bersama dalam Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan di Halut

Sebarkan artikel ini

Potretone.com, Halut,- Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) bersama Yayasan Hohodiai kembali menggelar kegiatan jalan sehat dan senam bersama dalam rangka Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Jumat (28/11/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Upacara Pemda Halut, Do Omu Matau, Desa Gamsungi, diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat.

banner 728x90

Acara tahun ini mengusung tema “Bersama Kita Melangkah untuk Menghentikan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak.” Peserta berasal dari ASN, TNI, Polri, pelajar, komunitas masyarakat, serta tamu undangan dari sejumlah instansi.

Sejumlah pejabat turut hadir, antara lain Wakil Bupati Halut Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Pd., M.Pd., Ketua DPRD Halut Christina Lesnussa, perwakilan Dandim 1508/Tobelo Kapten Inf. Frans Komea, Wakapolres Halut Kompol Saiful Egal, perwakilan Kejari Halut Kasie Pembinaan Agustinus Pattipeiluhu, SH., Sekda Halut Drs. E.J. Papilaya, MTP., Kepala BNN Tobelo Ir. Fadly Irwandy Sadik, Ketua Yayasan Hohodiai Wilson Alexander Kaminski, serta manajemen Yayasan Hohodiai Wendy Joane Scarborough.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kasman Ahmad menyatakan bahwa berbagai bentuk kekerasan muncul akibat memudarnya nilai kemanusiaan dalam kehidupan sosial. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan kampanye ini sebagai momentum memperkuat kepedulian serta menolak segala bentuk kekerasan.

“Pemerintah daerah telah menghadirkan dua regulasi penting, yakni Perda Nomor 5 tentang Perempuan dan Anak serta Perda Nomor 7 Tahun 2023. Melalui landasan hukum ini, kami ingin memastikan setiap perempuan dan anak memperoleh perlindungan yang layak,” ujarnya.

Kasman juga memberikan apresiasi kepada Yayasan Hohodiai dan berbagai komunitas yang selama ini konsisten mengedukasi masyarakat serta memberikan pendampingan bagi korban kekerasan.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Deklarasi Komitmen Bersama oleh seluruh peserta. Deklarasi tersebut menegaskan sikap menolak kekerasan, mendukung penyintas, serta membangun lingkungan sosial yang aman dan saling menghargai.

Acara kemudian ditutup dengan senam bersama yang diikuti antusias oleh seluruh peserta sebagai simbol semangat bersama dalam mewujudkan Halmahera Utara yang aman bagi perempuan dan anak.

(Cheni)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *