PotretOne.com, Halut,- Ns. Mariane Priska Tadjibu, S.Kep, bersama tim BPBD Halmahera Utara mengunjungi langsung lokasi bencana angin puting beliung yang melanda Desa Birinoa, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara. Sabtu, (7/2/26).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap warga yang terdampak bencana hidrometeorologi berupa hujan disertai angin puting beliung yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIT.
Berdasarkan laporan BPBD Halmahera Utara, bencana ini mengakibatkan 14 Kepala Keluarga terdampak dengan total kerusakan 14 unit rumah serta 1 fasilitas umum berupa bangunan sekolah dasar.
Dalam kunjungannya, Ns. Mariane Priska Tadjibu meninjau langsung kondisi rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang, sekaligus berdialog dengan masyarakat untuk mendengar secara langsung keluhan dan kebutuhan mendesak para korban bencana.
Selain melakukan peninjauan, Ns. Mariane Priska Tadjibu juga menyerahkan bantuan kepada warga terdampak sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang saat ini tengah berupaya memulihkan kondisi pascabencana.
“Bencana ini adalah ujian bersama. Kehadiran pemerintah dan wakil rakyat di tengah masyarakat bukan hanya soal formalitas, tetapi soal memastikan warga tidak merasa sendiri menghadapi musibah,” ujar Ns. Mariane Priska Tadjibu di sela-sela kunjungannya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, serta mengajak pemerintah desa dan kecamatan untuk terus berkoordinasi aktif dengan BPBD dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana ke depan.
Kegiatan peninjauan lokasi bencana ini turut melibatkan BPBD Halmahera Utara, Camat Tobelo Barat, Pemerintah Desa Birinoa, Polsek Tobelo Selatan, serta unsur masyarakat setempat.
Kunjungan tersebut ditutup dengan komitmen untuk mendorong percepatan bantuan lanjutan, termasuk perbaikan rumah warga serta penguatan langkah-langkah mitigasi bencana di wilayah rawan angin kencang dan cuaca ekstrem.
(Cheny)



















