banner 728x90
BeritaDaerahMaluku UtaraNasionalOtomotifRegionalUncategorized

Layanan Kesehatan Siaga Penuh, Panitia GHS 2026 Beri Apresiasi untuk Tenaga Medis

63
×

Layanan Kesehatan Siaga Penuh, Panitia GHS 2026 Beri Apresiasi untuk Tenaga Medis

Sebarkan artikel ini

Potretone.com, Sanana,- Panitia Gabalil Hai Sua (GHS) 2026 menyampaikan apresiasi atas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada para peserta selama kegiatan berlangsung.

Sekretaris Panitia GHS 2026, Ismail Ahmad, mengatakan layanan kesehatan tersebut berperan penting dalam memastikan kondisi peserta tetap prima sepanjang kegiatan.

banner 728x90

Hal itu disampaikan Ismail usai pemeriksaan kesehatan seluruh peserta di Pos Jaga Sula, Desa Fatiba, Selasa (5/5/2026).

“Kami keluarga besar Panitia GHS 2026 mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pelayanan kesehatan kepada seluruh peserta,” kata Ismail.

Menurut dia, pelayanan kesehatan tersebut melibatkan tenaga medis dari tujuh puskesmas di wilayah Pulau Sulabesi, Kabupaten Kepulauan Sula.

Puskesmas yang terlibat di antaranya Puskesmas Sanana, Puskesmas Pohea, Puskesmas Wai Ipa, Puskesmas Kabau, Puskesmas Fuata, Puskesmas Baleha, dan Puskesmas Waiboga.

Ismail menilai kehadiran tenaga kesehatan di lapangan memberikan rasa aman bagi peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan GHS 2026.

Selain itu, panitia GHS juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sula atas dukungan dan koordinasi yang diberikan selama kegiatan berlangsung.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sula,” ujarnya.

Ia berharap dukungan layanan kesehatan tersebut dapat terus terjaga hingga seluruh rangkaian kegiatan GHS 2026 selesai dengan aman dan lancar.

(Ris)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Kepulauan Sula menuai kritik keras setelah hingga kini belum juga menyerahkan hasil temuan proyek bermasalah kepada aparat penegak hukum (APH), meski telah melakukan rapat dengar pendapat (RDP), meminta dokumen pelaksanaan anggaran (DPA), hingga turun melakukan uji petik lapangan di sejumlah proyek pemerintah daerah.

Berita

Potretone.com, Sanana,- Sikap bungkam ditunjukkan anggota Panitia Khusus (Pansus) LKPJ 2025, Tamrin S. Zaidin, saat dikonfirmasi wartawan terkait pernyataan Ketua Pansus, Julkifli Umagapi, yang menyebut kondisi internal pansus “tidak stabil” sehingga sejumlah temuan lapangan, termasuk dugaan proyek mangkrak, belum dapat direkomendasikan kepada Aparat Penegak Hukum (APH).