banner 728x90
BeritaDaerahEkonomi BisnisMaluku UtaraNasionalOtomotifRegionalUncategorized

Pohea Memanas! Pj Kades Diduga Angkat Saudara Kandung Jadi Ketua KDMP Tanpa Musyawarah

172
×

Pohea Memanas! Pj Kades Diduga Angkat Saudara Kandung Jadi Ketua KDMP Tanpa Musyawarah

Sebarkan artikel ini

PotretOne.com, Sanana,- Ketegangan di Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara, kini mencapai puncaknya. Warga dibuat terkejut dan marah setelah Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) Pohea, Badrun Kaunar, secara terang-terangan mengakui bahwa dirinya telah menunjuk saudara kandungnya sendiri, Tamsil Kaunar, sebagai Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tanpa mekanisme musyawarah desa sebagaimana mestinya.

Penunjukan sepihak itu sontak menjadi buah bibir di tengah masyarakat. Banyak warga merasa dikesampingkan, dilecehkan, bahkan dianggap tidak memiliki hak atas pengambilan keputusan desa.

banner 728x90

Pj Kades Akui Tunjuk Saudara Sendiri Tanpa Rapat: “Susah Kumpul Masyarakat”

Dalam wawancara di kediamannya pada Jumat (28/11/25), Badrun Kaunar tak menutupi fakta bahwa penunjukan tersebut merupakan inisiatif pribadinya, bukan hasil keputusan bersama. Ia beralasan bahwa masyarakat sulit dikumpulkan sehingga ia memilih jalan pintas.

“Barang ini orang banyak, tapi katong seng bisa ambil orang takaruang,” ujar Badrun santai, seolah persoalan itu bukan sesuatu yang harus dipertanggungjawabka

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa menurut pandangannya, menunjuk keluarga sendiri bukanlah persoalan selama pengelolaan koperasi berjalan baik.

“Makanya saya pikir seng masaala,” tambahnya.

Pernyataan itu justru memicu kemarahan warga, yang menilai nepotisme tidak bisa dibenarkan dengan alasan ‘susah rapat’.

Warga Bantah Keras: “Musyawarah apa? Kami saja tidak pernah dengar!”

Pernyataan Pj Kades langsung dimentahkan oleh warga Desa Pohea.
Beberapa warga menegaskan bahwa mereka tidak pernah menerima undangan, pemberitahuan, ataupun ajakan untuk mengikuti musyawarah terkait pembentukan KDMP.

“Setau saya, KDMP belum ada musyawara,” ungkap salah satu warga.

Warga lain bahkan menyatakan bahwa tidak pernah ada sosialisasi, rapat, maupun proses pemilihan:

“Tidak ada sosialisasi, tidak ada rapat, tidak ada pemilihan,” ujar seorang warga dalam diskusi siang tadi.

Yang muncul hanyalah penunjukan sepihak dan diam-diam, yang kini memunculkan kecurigaan besar:
Apakah KDMP benar akan dikelola untuk kepentingan masyarakat, atau justru menjadi urusan ‘keluarga dalam’?

Tindakan penunjukan sepihak dan tanpa musyawarah itu dinilai melanggar Instruksi Presiden mengenai pengelolaan koperasi desa yang wajib dilakukan secara transparan, akuntabel, dan partisipatif.

Bahkan lebih jauh, kebijakan tersebut disebut telah melawan Surat Edaran Menteri Koperasi Merah Putih Nomor 1 Tahun 2025 tentang Sumenda.

 

banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

SANANA,- Tak sekadar merayakan hari jadi partai dengan seremoni, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Kepulauan Sula memilih menunjukkan aksi nyata. Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, para pengurus, kader, hingga masyarakat bahu-membahu membersihkan dan menimbun sejumlah titik di sekitar Desa Fatcei dan kawasan Pasar Ikan Desa Fogi, Jumat (31/7/2026).

Berita

LAMPUNG SELATAN, – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Lampung Selatan bersama Polsek Kalianda menangkap seorang anak berhadapan dengan hukum (ABH) berinisial P.G. alias D. (15), yang diduga melakukan pencurian dengan kekerasan disertai penusukan terhadap seorang perempuan di Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.

Berita

HALBAR,- Wakil Ketua Bidang Kaderisasi DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Halmahera Barat, Ardians Garera, mengecam dugaan perusakan 95 bibit kelapa dan sejumlah barang milik seorang warga di Desa Tosoa, Kabupaten Halmahera Barat. Organisasi tersebut mendesak aparat kepolisian segera mengusut kasus tersebut secara tuntas. Jumat, (31/7/26). 

banner 728x90