banner 728x90
banner 728x90
BeritaDaerahNasional

Penuh Kebersamaan, Yanto Eluay Bukber Dengan Jurnalis Sekaligus Jalin Kerja Sama

76
×

Penuh Kebersamaan, Yanto Eluay Bukber Dengan Jurnalis Sekaligus Jalin Kerja Sama

Sebarkan artikel ini
Foto : Bpk, Yanto Eluay

Potretone.com, Jayapura – Ondo kampung sereh Yanto Eluay, terus melakukan kerja sama dengan para jurnalis dalam rangka memberikan informasi yang akurat, transparan dan berimbang kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Yanto Eluay, saat silaturahmi dan buka puasa bersama (Bukber) dengan para jurnalis, yang di obhe pada Jumat (5/4/24) sore.

banner 728x90

Selain Bukber, Yanto Eluay mengajak para jurnalis untuk membangun kerja sama antara tokoh adat dengan para jurnalis dalam rangka menyuarakan dan mempublikasikan program kegiatan pemerintan sekaligus kegiatan para tokoh adat di media sosial.

“Tentunya kami sangat membutuhkan peran media dalam memberikan informasi kepada publik melalui media sosial. Oleh karena itu tujuan kerja sama antara para tokoh adat dengan jurnalis ini agar supaya mereka bisa memberikan informasi kepada publik, supaya masyarakat bisa mengetahui dan memahami informasi yang di beritakan,”ujarnya.

Foto Buka Puasa Bersama Yanto Eluay Dengan Jurnali/Wartawan

Yanto Eluay juga mengatakan, Buka puasa bersama ini merupakan momen yang sangat tepat dilaksanakan di Bulan Suci Ramadhan. Ini semestinya menjadi perhatian penting karena pertemuan tersebut merupakan bagian dari toleransi umat beragama.

“Sehingga peran jurnalis atau wartawan adalah untuk mengangkat populeritas supaya dapat di publikasi sebagai informasi melalui jalur media, supaya membina hubungan baik dengan para jurnalis.” Tutup Yanto Eluay, (Yos)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Angin laut di Pelabuhan Sanana siang itu berembus pelan, seolah ikut membawa kenangan-kenangan lama yang hampir terlupakan. Di antara langkah kaki para penumpang yang turun dari kapal KM. Permata Obi pada 28 April 2026, ada sekelompok orang tua yang berjalan perlahan bukan semata karena usia, tetapi karena mereka sedang memikul sesuatu yang tidak sisa-sisa budaya yang kian menipis dimakan zaman.