banner 728x90
banner 728x90
BeritaBudaya

Partai Buruh Haltim Berkomitmen Memenangkan Paslon ‘Fatha Jadi’ Di Pilkada 2024

124
×

Partai Buruh Haltim Berkomitmen Memenangkan Paslon ‘Fatha Jadi’ Di Pilkada 2024

Sebarkan artikel ini

Potretone.com, Haltim (Malut) – Ketua Exco Partai Buruh Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, Taslim Pattiasina, berkomitmen memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Haltim, M FARREL ADHITAMA B. BUS M.SC.dan H THAIB DJALALUDIN S.IP di Pilkada 27 November 2024.

Kepada potretone.com, Kamis, (29/8/24), Taslim Pattiasina mengaku partai buruh yang dipimpinnya itu tidak sekedar pendukung pasangan calon kepala daerah di Pilkada, melainkan bersama partai lainnya sebagai pengusung bakal calon tersebut.

banner 728x90

Menurutnya, berdasarkan hasil Keputusan final yang dibacakan Ketua MK Suhartoyo dalam sidang putusan perkara nomor 60/PUU-XXII/2024 di Gedung MK, Jakarta Pusat pada Selasa, 20 Agustus 2024, kemarin.

Foto : Calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Timur, M FARREL ADHITAMA B. BUS M.SC.dan H THAIB JALALUDIN S.IP

“Jauh sebelum momentum pilkada ini, kami suda berkomitmen dan menaru harapan untuk memenangkan pasangan M FARREL ADHITAMA B. BUS M.SC.dan H THAIB DJALALUDIN S.IP di Pilkada 27 November 2024.”ujarnya.

Taslim Pattiasina, sangat yakin dengan Paslon yang di usung partai Buruh dan akan menang pilkada dalam satu putaran. “Kami sangat berkeyakinan, tidak terlalu sulit bersosialisasi dan memenangkan M FARREL ADHITAMA B. BUS M.SC.dan H THAIB DJALALUDIN S.IP.”tutupnya. (Red)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Angin laut di Pelabuhan Sanana siang itu berembus pelan, seolah ikut membawa kenangan-kenangan lama yang hampir terlupakan. Di antara langkah kaki para penumpang yang turun dari kapal KM. Permata Obi pada 28 April 2026, ada sekelompok orang tua yang berjalan perlahan bukan semata karena usia, tetapi karena mereka sedang memikul sesuatu yang tidak sisa-sisa budaya yang kian menipis dimakan zaman.