banner 728x90
banner 728x90
BeritaDaerahOpiniPemilu

Nyeri ! PPK Kec. Sulabesi Barat Bakal Terancam Penjara

49
×

Nyeri ! PPK Kec. Sulabesi Barat Bakal Terancam Penjara

Sebarkan artikel ini

PotretOne.com, Sanana – Pasca Pemilu 2024, PPK Kecamatan Sulabesi Barat, Kab. Kepulauan Sula, terancam Pidana lantaran diduga melakukan Penggelembungan Suara pada Form DA1 yang tidak sesuai dengan Form C Hasil.

Bukan hanya itu, Form DA1 yang di pegang oleh PPK Kec. Sulabesi Barat ternyata berbeda dengan Form DA1 yang dipegang oleh Bawaslu dan para saksi partai politik pada pleno terbuka tingkat Kabupaten.

banner 728x90

Hal itu terungkap saat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat Kabupaten yang digelar di Gedung Taufik Center Desa Fatcei, Kecamatan Sanana.

Menanggapi hal ini, Presiden BEM STAI Babussalam Sula Maluku Utara, Jisman Leko mengatakan, Perbuatan merubah hasil atau merusak hasil dari pelaksanaan pemilu 2024, merupakan tindak pidana pemilu yang sanksinya penjara. selain itu kata Jisman, tindakan itu termaktud di dalam Pasal 505 dan 501 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

“Perbuatan merubah ataupun merusak serta menghilangkan hasil pemilu, adalah tindak pidana yang sanksinya penjara,”ucap Jisman Leko kepada media potretone.com, Senin (4/3/24).

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Angin laut di Pelabuhan Sanana siang itu berembus pelan, seolah ikut membawa kenangan-kenangan lama yang hampir terlupakan. Di antara langkah kaki para penumpang yang turun dari kapal KM. Permata Obi pada 28 April 2026, ada sekelompok orang tua yang berjalan perlahan bukan semata karena usia, tetapi karena mereka sedang memikul sesuatu yang tidak sisa-sisa budaya yang kian menipis dimakan zaman.

Berita

Potretone.com, Sanana,- Suasana hangat yang selama ini menyelimuti kebersamaan Panitia Gabalil Hai Sua (GHS) 2026 mendadak berubah haru. Sebuah video yang beredar di grup internal panitia memperlihatkan kondisi salah satu anggota mereka yang kini tengah menjalani perawatan di RSUD Sanana. Senin, (27/4/2026).