PotretOne.com, Papua – Kepala BNN Kabupaten Jayapura Arianto, S.Pd.,M.Pd, pimpin rapat pembentukan unit Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) di Kelurahan Dobonsolo Distrik Sentani, pada Selasa (26/03/2024).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Sentani Kota diwakili Kanit Reskrim IPTU Musa Ayakeding, Danramil yang diwakili Babinsa Koramil Bapak. Sules A, dan Kepala Puskesmas Sentani Dr. Raymond E. S, serta Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan dan personil BNNK Jayapura.
Pembentukan unit Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) di Kelurahan Dobonsolo Distrik Sentani dalam rangka meningkatkan efektivitas Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di masyarakat terutama di Dobonsolo Distrik Sentani.
Unit IBM ini juga merupakan salah satu strategi yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat, terutama mengidentifikasi, menganalisis, dan mengintervensi terhadap masalah penyalahgunaan narkotika yang ada di wilayah kelurahan.
Oleh karena itu dengan adanya unit IBM, masyarakat akan berperan aktif dan menjadi bagian dari solusi untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan Kelurahan bersih dari Narkotika.
Kepala BNN Kabupaten Jayapura Arianto, S.Pd.,M.Pd, dalam sambutan singkat mengatakan terkait dengan permasalahan Narkotika yang terjadi di kalangan anak-anak saat ini.
Selain itu Arianto berhatap, agar IBM di bentuk oleh masyarakat untuk masyarakat sehingga dapat bekerja sama atau mitra kerja dengan BNN Kabupaten Jayapura.
“Diharapkan agar bisa bekerja dengan baik dan bertanggung jawab dan dapat kolaborasi dengan Babinsa, Babinkamtibmas setempat.”harapnya.
Arianto juga mengatakan, setelah agen pemilihan (AP) akan mengikuti bimtek selama tiga hari oleh petugas BNN Kabupaten Jayapura nantinya.
“Jika bapak ibu mengetahui ada anak-anak di sekitar yang menggunakan Narkoba, bisa di ajak ke IBM kelurahan Dobonsolo untuk di rehabilitasi.” ujarnya.
Kesempatan yang sama juga disampaikan oleh Kabag Umum BNN Kabupaten Jayapura Yulius Panggau, S.IP, dalam sambutanya, Permasalahan Narkoba sekarang suda dalam keadaan darurat. Oleh Karena itu, Intervensi Berbasis Masyarakat atau IBM yang akan di pilih nanti agar dapat mengikuti pelatihan dengan serius.
“Kami berharap pengurus IBM yang nantinya melaksanakan tugas terutama melakukan pemetaan, penjangkauan, sosialisasi dan pendampingan pemulihan dengan baik dan serius.” harap Kabag Umum BNN Kabupaten Jayapura Yulius Panggau, S.IP,
Selanjutnya juga disampaikan Kapolsek Sentani Kota yang diwakili Kanit Reskrim IPTU Musa Ayakeding, mengatakan penanggulangan masalah Narkoba harus melalui keluarga. Karena keluarga adalah sekolah pertama, dengan adanya IBM mungkin akan efektif.
“Tetapi kembali lagi dari hati jika kita betul-betul ingin melayani di masyarakat. Anggaran OTSUS bisa dianggarkan untuk rehabilitasi, di provinsi Papua khususnya Kabupaten Jayapura harus membangun Lembaga Rehabilitasi agar anak-anak kita di Papua yang di rehabilitasi tidak perlu jauh-jauh ke Baddoka Makassar.”harapnya
Kesempatan yang sama juga disampaikan oleh Kepala Puskesmas Sentani dr. Raymond E.S, dalam sambutanya mengatakan bahwa Narkotika yang digunakan dalam dunia medis adalah sebagai anastesi untuk melakukan operasi.
“Namun saat ini banyak disalahgunakan sehingga banyak anak- anak generasi emas papua hancur dan tidak ada masa depan. Di Sentani paling banyak adalah lem Aibon. Anak-anak yang sudah menggunakan lem Aibon akan sangat sulit untuk sembuh karena sudah merusak saraf dan otak.”kata Kepala Puskesmas Sentani dr. Raymond E.S, dalam sambutanya.
Terpisa, Lurah Dobonsolo Yunus Pangkali, pada kesempatan itu mengucapkan banyak terimaksi kepada BNN Kabupaten Jayapura yang telah memilih Kelurahan Dobonsolo dan menetapkan Kelurahan Dobonsolo untuk pembentukan IBM.
“Kami sangat berterimaksi dengan adanya program ini, semoga program ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif terhadap masyarakat terutama anak-anak kami di jayapura,”harap Pak Lura
Pada kesempatan itu dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Kepala Badan Narkotika Nasional Tentang Penetapan Unit Intervensi Berbasis Masyarakat di lingkungan BNN Provinsi/ Kabupaten/Kota oleh Kepala BNN Kabupaten Jayapura kepada Lurah Dobonsolo.
Adapun nama-nama Kepala Kelurahan dengan hasil agen pemilihan atau AP sebagai diantaranya sebagai berikut, Frederika Felle, Hermelina Thaime, Ansemul Felle, Yohan S. B. Suebu, Jhon Andrew Tamaela. (YMT)



















