banner 728x90
BeritaDaerah

Jaga Kedamaian Halut, Bupati Gelar Rapat Silaturahmi Bersama Forkopimda, Tokoh Agama, dan Akademisi

37
×

Jaga Kedamaian Halut, Bupati Gelar Rapat Silaturahmi Bersama Forkopimda, Tokoh Agama, dan Akademisi

Sebarkan artikel ini

Potretone.com, Halut,- Dalam upaya menjaga situasi yang aman dan kondusif demi keberlangsungan pemerintahan dan kehidupan sosial yang harmonis di Kabupaten Halmahera Utara, Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si, menggelar rapat silaturahmi bersama Forkopimda, para tokoh agama, dan pimpinan perguruan tinggi.

Kegiatan ini berlangsung di ruangan Fredy djandua kantor bupati Halmahera Utara, sekitar pukul 10.15 WIT, yang dihadiri oleh Bupati, Dr. Piet Hein Babua, M.Si, unsur Forkompinda dan tokoh-tokoh agama, akademisi, dan tamu undangan lainnya,

banner 728x90

Pada kesempatan itu, Bupati Piet Hein Babua menegaskan pentingnya menjaga keamanan, kerukunan, dan persatuan antar masyarakat lintas agama, pemuda, serta seluruh elemen sosial di Halmahera Utara.

Pemerintah daerah, menurutnya, telah aktif melakukan pendekatan dengan tokoh agama, organisasi kepemudaan, dan masyarakat untuk menciptakan suasana damai.

“Kami telah bertemu dengan lintas tokoh agama dan pemuda OKP Halmahera Utara, dengan semangat simbolik ‘Torang Jaga Halut’. Jangan sampai kita terprovokasi oleh isu-isu nasional dan kelompok yang ingin merusak kedamaian demi kepentingan pribadi,” tegas Bupati Halut.

Ia juga menyampaikan beberapa capaian dan langkah-langkah strategis pemerintah daerah Halmahera Utara, diantaranya sebagai berikut :

1. Penyelesaian pembayaran tunggakan BPJS, siltab kepala desa, dan gaji honorer guru sejak April 2025.

2. Penanganan masalah pemadaman listrik melalui koordinasi intensif dengan PLN. Mesin pengganti telah tiba di Desa Mamuya dan diharapkan layanan listrik akan kembali normal pertengahan bulan ini.

3. Upaya hilirisasi hasil pertanian, khususnya kelapa, guna meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Kesempatan itu, Bupati juga mengajak seluruh lapisan masyarakat agar menyampaikan aspirasi secara damai tanpa merusak fasilitas umum. “Pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan yang membangun.”tegasnya. (Cen)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Sikap diam Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT Mangoli Timber Produsen (MTP) mulai memantik kritik keras. Lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan di bidang tenaga kerja itu dinilai belum menunjukkan keberanian politik untuk membela ribuan pekerja lokal yang diduga kehilangan hak-hak normatifnya.