banner 728x90banner 728x90
Berita

HUMAS LHMB Kota Dumai, Dukung Polri Tetap di Bawah Langsung Presiden

146
×

HUMAS LHMB Kota Dumai, Dukung Polri Tetap di Bawah Langsung Presiden

Sebarkan artikel ini

Potretone.com Dumai – Risky Edo selaku Humas LHMB Kota Dumai, menyatakan dukungan penuh agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia.(31/01/26)

Menurut Risky Edo, posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden sangat penting guna menjaga netralitas, independensi, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas penegakan hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

banner 728x90

“Polri harus tetap menjadi institusi yang kuat, presisi, dan berpihak pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan kelompok tertentu,” tegas Risky Edo.

LHMB Kota Dumai menilai, Polri yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden akan lebih efektif dalam menjaga stabilitas nasional, menegakkan hukum secara adil, serta memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Sinergi antara masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan aparat penegak hukum sangat penting. Dengan dukungan bersama, agenda reformasi POLRI yang dicanangkan Presiden akan berjalan optimal dan membawa manfaat nyata bagi masyaraka,” ujarnya

Turut berkomitmen untuk terus menjaga gawang serta berada di garis depan dalam menjaga persatuan dan mendukung program-program strategis pemerintah, untuk mewujudkan keamanan, adil dan sejahtera, untuk negara Indonesia ujar Risky Edo.

(Diana)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

SANANA,- Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula, Ir. Hi. M. Saleh Marasabessy, M.Si., bertindak sebagai inspektur upacara pada penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Berita

SANANA,- Dialog Kebangsaan yang digelar dalam rangka memperingati 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia menghadirkan ruang refleksi yang cukup serius tentang arah masa depan Kabupaten Kepulauan Sula. Mengangkat tema sentral “Sula Dalam Transisi: Antara Tersisa dan Tersisih”, dialog tersebut tidak sekadar menjadi forum seremonial, tetapi menjadi ruang untuk menguji kembali sejauh mana daerah ini mampu menempatkan dirinya dalam arus perubahan menuju Indonesia Emas 2045. Sabtu, (15/8/2026). 

banner 728x90