Halut, Potretone.com,- Suasana penuh sukacita dan kebersamaan mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Gereja Bukit Moria Pitu, yang berlangsung meriah sejak pagi hingga siang hari. Sabut, (25/10).
Acara syukur ini tidak hanya menjadi ajang peringatan perjalanan pelayanan selama dua dekade, tetapi juga wujud nyata kebersamaan dan kasih di antara jemaat.
Perayaan istimewa ini dihadiri oleh para hamba Tuhan, yaitu Ibu Pendeta Gerti Tawa-Tawa, Ibu Pendeta Rahel Tempomona, dan Bapak Pendeta Rehnal Mahiku, yang turut memimpin doa dan memberikan dukungan rohani dalam momen bersejarah tersebut.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan jalan sehat bersama, di mana ratusan jemaat berjalan dari Gereja Bukit Moria Pitu menuju Pantai Pitu sambil menikmati udara segar dan keindahan alam.
Setibanya di pantai, peserta mengikuti senam bersama yang dipandu oleh Ny. Suty, menciptakan suasana penuh energi dan tawa gembira.
Tak berhenti di situ, berbagai lomba kebersamaan turut memeriahkan suasana, yakni Lomba Suap Pisang Berpasangan dengan Mata Tertutup dan Lomba Estafet Sarung.
Selain itu, Kegiatan kemudian ditutup dengan aksi kasih berbagi kepada anak-anak di Rumah Sejahtera, sebagai ungkapan syukur dan wujud nyata kasih Kristus dalam kehidupan berjemaat.
Aksi ini menjadi momen penuh haru dan inspiratif, menegaskan bahwa perayaan bukan sekadar bersuka cita, tetapi juga memberi makna dan berkat bagi sesama.
Dalam refleksi syukurnya, para jemaat sepakat bahwa dua puluh tahun perjalanan Gereja Bukit Moria Pitu merupakan bukti nyata kasih dan penyertaan Tuhan.
Melalui perayaan ini, seluruh jemaat diharapkan terus bertumbuh dalam iman, melayani dengan tulus, dan menjadi terang bagi lingkungan sekitar.
“Kami bersyukur atas penyertaan Tuhan yang luar biasa selama 20 tahun ini. Semoga Gereja Bukit Moria Pitu semakin kuat dalam kasih, semakin kokoh dalam pelayanan, dan terus menjadi berkat bagi banyak orang,” ujar salah satu panitia pelaksana dengan penuh semangat. (Chen)



















