banner 728x90
BeritaDaerah

Upacara Hari Santri Nasional 2025 di Ponpes Alkaharirat Tobelo: Khidmat, Penuh Makna, dan Semangat Kebangsaan

8
×

Upacara Hari Santri Nasional 2025 di Ponpes Alkaharirat Tobelo: Khidmat, Penuh Makna, dan Semangat Kebangsaan

Sebarkan artikel ini

Halut, Potretone.com,- Pondok Pesantren Alkaharirat Tobelo menjadi saksi khidmatnya pelaksanaan Upacara Hari Santri Nasional 2025 yang berlangsung penuh makna dan semangat kebangsaan, Rabu (22/10).

Dengan mengusung tema nasional “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, upacara ini menjadi momen penting untuk merefleksikan peran strategis santri dalam sejarah dan masa depan Indonesia.

banner 728x90

Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi Ahmad, hadir bersama istri, jajaran Forkopimda, para pimpinan pesantren, ulama, serta ratusan santri dari berbagai wilayah di Kabupaten Halmahera Utara.

Rangkaian upacara dimulai dengan pembukaan, penghormatan kepada pembina upacara, laporan pemimpin upacara, pengibaran bendera Merah Putih, dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Suasana makin khidmat saat hadirin mengheningkan cipta mengenang jasa para pahlawan, dilanjutkan pembacaan Teks Pancasila dan Pembukaan UUD 1945.

Momen puncak upacara ditandai dengan pembacaan amanat Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, yang dibacakan oleh Wakil Bupati.

Dalam amanatnya, Menteri Agama menyampaikan refleksi 10 tahun peringatan Hari Santri sekaligus ungkapan duka mendalam atas musibah wafatnya 67 santri di Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo.

“Pesantren adalah pusat pendidikan dan pembentukan karakter sejak sebelum kemerdekaan. Santri adalah pelaku sejarah, bukan sekadar penonton zaman,” ujar Menteri Agama dalam amanatnya.

Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi santri masa kini, serta apresiasi atas berbagai program pemerintah seperti Dana Abadi Pesantren, Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai wujud nyata perhatian negara terhadap dunia pesantren.

Hari Santri yang diperingati setiap 22 Oktober, menurut Menteri Agama, bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk penghargaan negara atas kontribusi besar para santri dalam menjaga kemerdekaan dan membangun peradaban bangsa.

“Ajakan kepada seluruh santri untuk terus menanam ilmu, menjaga akhlak, dan mencintai Tanah Air menjadi semangat utama Hari Santri 2025,” lanjutnya.

Upacara Hari Santri 2025 di Ponpes Alkaharirat Tobelo tak hanya menyentuh sisi emosional dan historis, tetapi juga menjadi wahana introspeksi dan motivasi kolektif bagi seluruh elemen pesantren. Pesantren tidak hanya menjadi benteng akidah dan moral, tapi juga agen perubahan yang siap membawa Indonesia menuju peradaban dunia yang damai dan berkeadaban.

Peringatan ini menegaskan bahwa santri adalah aset strategis bangsa bukan hanya penjaga nilai-nilai Islam, tapi juga motor penggerak pembangunan berlandaskan iman, ilmu, dan akhlak mulia. (Cheni)

banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

SANANA,- Tak sekadar merayakan hari jadi partai dengan seremoni, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Kepulauan Sula memilih menunjukkan aksi nyata. Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, para pengurus, kader, hingga masyarakat bahu-membahu membersihkan dan menimbun sejumlah titik di sekitar Desa Fatcei dan kawasan Pasar Ikan Desa Fogi, Jumat (31/7/2026).

Berita

LAMPUNG SELATAN, – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Lampung Selatan bersama Polsek Kalianda menangkap seorang anak berhadapan dengan hukum (ABH) berinisial P.G. alias D. (15), yang diduga melakukan pencurian dengan kekerasan disertai penusukan terhadap seorang perempuan di Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.

Berita

HALBAR,- Wakil Ketua Bidang Kaderisasi DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Halmahera Barat, Ardians Garera, mengecam dugaan perusakan 95 bibit kelapa dan sejumlah barang milik seorang warga di Desa Tosoa, Kabupaten Halmahera Barat. Organisasi tersebut mendesak aparat kepolisian segera mengusut kasus tersebut secara tuntas. Jumat, (31/7/26). 

banner 728x90