banner 728x90
banner 728x90
Nasional

Bupati Madina Luruskan Tuduhan Projamin: Fokus Kami Bantu Petani

21
×

Bupati Madina Luruskan Tuduhan Projamin: Fokus Kami Bantu Petani

Sebarkan artikel ini

Potretone.com Jakarta,- Ketua Umum Relawan Tegak Lurus Prabowo, Ir. H. Arse Pane, menanggapi pemberitaan yang beredar terkait Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, SH, MM, yang dinilai keliru oleh beberapa pihak. Terutama judul yang menyebutkan adanya “Monopoli Penggunaan Pupuk Organik Tidak SNI”, yang dinyatakan tidak benar.

“Waktu itu hanya diskusi soal keluhan dari koperasi sawit masyarakat. Tidak ada yang namanya monopoli,” jelas Bupati Saipullah Nasution mengenai kunjungan bersama perangkat daerah ke Rantau Prapat dalam rangka studi kelayakan perkebunan sawit.

banner 728x90

Dalam kapasitasnya sebagai Bupati Madina sekaligus Pembina Relawan Tegak Lurus Prabowo, Saipullah menegaskan bahwa acara tersebut merupakan silaturahmi perdana dengan koperasi-koperasi masyarakat di bidang perkebunan sawit. Acara itu juga menjadi tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri, Prof. Tito Karnavian, dalam menjaga kondusivitas sosial di Kabupaten Madina.

“Kami juga memanfaatkan momentum ini untuk mendorong konversi lahan karet tua menjadi kebun sawit, sesuai arahan Menteri Pertanian RI,” ungkap Bupati Saipullah kepada media nasional, Senin (23/9/2025).

Dalam pertemuan tersebut, pihak Pemkab Madina menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi berbagai lembaga atau produsen yang ingin berkontribusi dalam peningkatan produktivitas pertanian dan perkebunan masyarakat.

“Siapapun yang membawa solusi untuk masyarakat, baik itu pupuk, bibit, atau pelatihan, kami siap fasilitasi. Silakan datang,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal Relawan Tegak Lurus Prabowo, Budi Candra, SH (akrab disapa Bucan), juga menyoroti pemberitaan dari Projamin yang dinilai menyesatkan.

“Kami imbau publik lebih bijak menyikapi berita. Jangan telan mentah-mentah informasi yang justru menyesatkan,” tegas Bucan

Bupati Madina juga memaparkan hasil koordinasi dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), antara lain:

1. Beasiswa 100% gratis untuk anak-anak pekebun sawit di 33 perguruan tinggi di Indonesia.

2. Pelatihan gratis untuk pekerja sawit.

3. Bantuan alat utama sistem perkebunan sawit.

4. Program Replanting untuk kebun sawit berusia di atas 25 tahun.

Sebagai Pembina Serikat Buruh Penerbit Media Perisai Pancasila (SERBU), Bupati Saipullah juga mendorong agar fasilitas ini dapat segera dirasakan oleh masyarakat pekerja kebun sawit di Madina.

Menurut Bucan, diskusi dalam acara tersebut murni bertujuan untuk menampung keluhan koperasi sawit, terutama terkait belum dipenuhinya program plasma oleh perusahaan perkebunan di Madina.

“Kami juga membantu memediasi antara perusahaan dengan koperasi sawit yang merasa haknya belum dipenuhi,” tambah Bucan.

Sebagai bagian dari upaya mencari solusi, beberapa OPD Madina juga telah melakukan studi banding ke kebun sawit milik Haji Sujono di Rantau Prapat. Di sana, mereka belajar mengenai penggunaan pupuk organik bersertifikat SNI yang terbukti mampu meningkatkan hasil produksi secara signifikan.

“Kalau koperasi tertarik untuk mencoba pupuk organik tersebut, silakan. Tidak ada pemaksaan sama sekali. Kami hanya ingin berbagi informasi yang bisa bermanfaat,” tutup Bupati Madina.

Ketua Umum SERBU, Ir. H. Arse Pane, menyampaikan bahwa klarifikasi ini penting agar publik mendapatkan informasi yang utuh dan benar.

“Kami minta Projamin meluruskan informasi yang sudah disebarkan. Ini menyangkut kredibilitas kepala daerah dan kebaikan masyarakat,” pungkasnya dengan nada tegas.

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *