Potretone.com Halbar,- Sektor pariwisata Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), yang seharusnya menjadi lokomotif penggerak ekonomi daerah, kini justru dalam kondisi memprihatinkan. Festival Teluk Jailolo (FTJ), agenda tahunan yang rutin menyedot anggaran miliaran rupiah, dinilai hanya menjadi ajang seremonial tanpa dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat.
Kritik tajam disampaikan oleh Sahrir Jamsin, mahasiswa ekonomi asal Halbar, yang menilai bahwa kegagalan sektor ini adalah bukti nyata ketidakmampuan Fenny Kiat, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Parpora) Halbar, dalam menjalankan tugasnya.
“FTJ tiap tahun diadakan dengan anggaran besar, tapi setelah panggung dibongkar, ekonomi masyarakat juga ikut bubar. Tidak ada keberlanjutan, tidak ada dampak riil,” kata Sahrir saat ditemui di Jailolo, Senin (15/9).
Dinas Parpora tercatat menggelontorkan lebih dari Rp5 miliar hanya untuk penyelenggaraan FTJ 2023. Namun, kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sangat. (CL)



















