Potretone.com, Sanana,- Jembatan penghubung utama antara Desa Wai Ina dan Desa Sekom, Kabupaten Kepulauan Sula, putus akibat kerusakan struktural yang telah lama dibiarkan tanpa perbaikan. Akibatnya, aktivitas warga terganggu, terutama akses menuju pusat kota.
Amril Upara, salah satu warga Desa Wai Ina, Kecamatan Sulabesi Barat, melaporkan kepada potretone.com pada Jumat (5/9/2025), warga terpaksa bergotong royong membangun jalan darurat sebagai alternatif sementara agar mobilitas tetap bisa berjalan.

“Kami terpaksa membuat jalan darurat, tapi ini hanya solusi jangka pendek. Kami ingin ibu-ibu dan bapak-bapak tetap bisa beraktivitas ke kota. Kami harap pemerintah bisa segera bertindak,”ujar Amril.
Menurutnya, jalan darurat tersebut tidak cukup aman, terutama saat musim hujan karena debit air sungai meningkat drastis, sehingga berisiko bagi keselamatan warga yang melintas.
Amril menambahkan, kerusakan pada jembatan ini telah terjadi sejak beberapa bulan lalu, namun hingga saat ini belum ada respons atau tindak lanjut dari pemerintah desa maupun pemerintah daerah.
“Kami sudah ajukan laporan ke desa, bahkan sudah sampaikan lewat media sosial. Tapi belum ada tanggapan. Jangan tunggu sampai ada korban baru pemerintah bergerak,”tegasnya.
Jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses langsung antara kedua desa yang saling bergantung secara ekonomi dan sosial. Jika tidak segera ditangani, dampaknya akan semakin besar terhadap kehidupan masyarakat, termasuk akses pendidikan, kesehatan, dan distribusi hasil pertanian.
“Kami berharap agar pemerintah segera merespons keluhan ini dengan aksi nyata dan mempercepat pembangunan jembatan yang aman, demi kelangsungan hidup dan keselamatan masyarakat di kedua desa,” tutup Amril. (Ra)



















