banner 728x90
banner 728x90
BeritaDaerahEkonomi BisnisGaya HidupNasionalOtomotif

Jelang Lebaran Idul Fitri 1445 H/2024, Pemda Jayapura Gelar Pasar Murah

19
×

Jelang Lebaran Idul Fitri 1445 H/2024, Pemda Jayapura Gelar Pasar Murah

Sebarkan artikel ini

Potretone.com, Jayapura/Papua – Pemerintah Daerah (Pemda) kab. Jayapura, Provinsi Papua, gelar pasar murah dalam rangka ringankan beban masyarakat jelang bulan suci ramadhan di distrik nimbokrang pada Jumat (05/04/2024)

Adapun pasar murah yang di buka, mendapatkan antusias dan apresiasi dari masyarakat kepada pemerintah karena murah mudah terjangkau dan sangat membantu masyarakat di distrik nimbokrang.

banner 728x90

Pj Bupati Triwarno Purnomo dalam sambutanya menyampaikan, pemerintah daerah (Pemda) Jayapura melakukan pasar murah dengan tujuan untuk membantu masyarakat.

“Pasar murah itu supaya masyarakat mendapatkan harga barang atau kebutuhan pokok yang lebih murah. Karena biasanya pada saat menjelang lebaran sudah jelas bahwa sembako pastinya naik harga,”ucap Pj. Bupati.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah hadir dengan pasar murah ini untuk membantu warga dalam memperoleh kebutuhan barang pokok yang murah dengan begitu warga mudah menjangkau barang pokok untuk kebutuhan di hari raya.

Bupati menjelaskan, adapun peran pemerintah adalah sekaligus menjaga hubungan dengan masyarakat dengan memudahkan dan menjaga daya beli masyarakat yang baik untuk melengkapi kebutuhan mereka sehingga dari harga yang mahal dapat diatur subsidinya oleh pemerintah supaya harga sesuai dengan pasar murah.

Pemda Jayapura berharap dengan adanya kegiatan ini kita bersama sama meningkatkan kerukunan dan beribadah tingkatkan diri kepada Tuhan dan menjalin kerukunan terhadap sesama umat beragama dan juga pemerintah di kabupaten Jayapura,” Imbuhnya. (Yos)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Angin laut di Pelabuhan Sanana siang itu berembus pelan, seolah ikut membawa kenangan-kenangan lama yang hampir terlupakan. Di antara langkah kaki para penumpang yang turun dari kapal KM. Permata Obi pada 28 April 2026, ada sekelompok orang tua yang berjalan perlahan bukan semata karena usia, tetapi karena mereka sedang memikul sesuatu yang tidak sisa-sisa budaya yang kian menipis dimakan zaman.