Potretone.com MEDAN – Mobil ambulans dan mobil pejabat terkait parkir di samping KM Meratus Medan 5 yang sedang sandar di BNCT. Seorang anak buah kapal (ABK) Meratus Medan 5, Hapit, 35, warga Madura, Jawa Timur meninggal di dalam kapal saat sandar di dermaga Terminal B Belawan New Container Terminal (BNCT), Selasa (11/3/2025).
Belum diketahui kronologis kematian korban dan sejumlah pejabat terkait belum mau memberi penjelasan.
Informasi yang terhimpun menyebutkan, kecelakaan kerja di dalam kapal itu terjadi Selasa pagi. Ketika itu, korban sedang melakukan pekerjaan rutin merawat kapal. Korban terkena arus listrik saat sedang melakukan pekerjaan las di dalam kapal.
Setelah kejadian itu, sejumlah petugas terkait datang ke lokasi dan selanjutnya jasad dibawa keluar pelabuhan dengan menggunakan mobil ambulans milik karantina kesehatan pelabuhan.
Corporate Secretary PT BNCT Rizki Affandi Nasution mengaku tidak berwenang memberi penjelasan kejadian tersebut.
“Izin bang untuk kejadiannya lebih jelasnya mungkin bisa lebih baik ke meratus bang, yang lebih paham dan berwenang menjelaskan,” katanya melalui WA saat dihubungi.
Awak media ini juga langsung konfirmasi ke pihak Meratus yang mengakui ada insiden di atas kapal namun saat dipertanyakan kenapa terjadi insiden apakah tidak memakai septi sebelum melaksanakan pekerjaan.
Pihak Meratus Hanya menjawab “Halo Bang Sore, salam kenal saya Aditya Head of Communication Meratus, Bang itu murni kecelakaan kerja, saya mohon dibantu untuk tidak perlu tayangkan yah bang, ” ucapnya saat dikonfirmasi melalui via whatsapp.
Ini yang menimbulkan pertanyaan besar ada apa dibalik meninggalnya ABK tersebut, akankah ada yang ditutupi oleh pihak Meratus.
Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban dan Kasat Reskrim AKP Riffi Noor tidak menjawab saat dikonfirmasi melalui via whatsapp.
(Red)



















