banner 728x90
banner 728x90
Uncategorized

Terjadi Pembiaran Pungli Yang Merajalela Di Area Pelabuhan Pelindo, Sopir Truk Bersama F-PSTP Turun Orasi

15
×

Terjadi Pembiaran Pungli Yang Merajalela Di Area Pelabuhan Pelindo, Sopir Truk Bersama F-PSTP Turun Orasi

Sebarkan artikel ini

Potretone.com Belawan – PT Pelindo dan PT Tanto Intim Line, supir truk bersama masa F-PSTP turun orasi yang disebabkan autobon yang tidak sesuai dengan perintah kerja dari depo countiner dan maraknya pungli di area Pelabuhan Internasional serta Domestik di perusahaan berplat merah tersebut pada Kamis, (24/10/2024).

Dalam orasinya mereka menuntut pihak PT Pelindo untuk menindak tegas oknum pelaku pungli di area Pelabuhan Internasional dan Domestik yang sangat meresahkan para supir serta PT Tanto Intim Line dalam memberikan autobon sesuai dengan biaya operasional termasuk ongkos bongkar muat countiner.

banner 728x90

Sekretaris Federasi Persatuan Supir Truk Pelabuhan (F-PSTP) Belawan, Setia Bina Jaka Hutajulu SH, MH saat dikonfirmasi awak media mengatakan telah terjadi perampasan hak supir di dalam Pelabuhan Belawan.

“PT Tanto Intim Line dalam memberikan autobon tidak memberikan ongkos bongkar countiner di Pelabuhan Internasional dan Domestik, Pihak PT Tanto Intim Line tidak akan memberikan biaya kompensasi seribu rupiah pun kepada supir lantaran tidak berkaitan kepada supir dalam bongkar container di Pelabuhan Internasional / Domestik Belawan, “Ucapnya.

Tidak menemukan solusi saat berdialog dengan Kepala Cabang Tanto Intim Line, masa F-PSTP Belawan sempat membuat kemacetan panjang hingga memblokir Jalan Pelabuhan Raya depan Gate 2 PT Prima Indonesia Logistik Belawan kemudian masa bergerak menuju gedung Graha PT Pelindo melanjutkan aspirasinya.

Masa aksi kemudian menuju gerbang utama Gedung Graha Pelindo Jalan Lingkar Pelabuhan Belawan tidak lama kemudian pihak Pelindo menerima secara baik perwakilan F-PSTP Belawan untuk tatap muka dialog dan memaparkan bahwa tuntutan yang disampaikan tentang pelayanan penyediaan alat terbatas serta temuan pungli direspon pejabat PT Pelindo yang hadir dalam dialog.

Sekretaris F-PSTP, Setia Bina Jaka Hutajulu SH.MH kepada pejabat PT Pelindo saat dialog menjelaskan, supir kami di minta uang saat bongkar countiner diperlihatkan dalam sebuah video.

“Berbagai problem terjadi mulai supir dimintai sejumlah uang yang dilakukan oleh operator dan teli di Pelabuhan BNCT serta PMT, keterbatasan tempat parkir truk dan bagaimana supir mengejar trip serta meminta PT Pelindo untuk memperbaiki di bidang jasa pelayanannya, “Tegasnya.

Execution Lead Belawan New Countiner Terminal (BNCT), Yusuf Sudarsono saat ditanya awak media di depan Gedung Graha PT Pelindo mengatakan, sebenarnya tidak ada hambatan mungkin supir kurang kordinasi di lapangan untuk mengikuti SOP sesuai aturan.

“Kita sudah mensosialisasikan kepada Organda mungkin Organda tidak menyampaikan informasi keseluruh supir dan MKL.”tutup Execution Lead BNCT Yusuf Sudarsono. (Nz)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *