banner 728x90
banner 728x90
BeritaDaerahNasionalOtomotifProvinsi Sorong SelatanRegionalUncategorized

GMKI Sorong Selatan Gelar Ibadah Cabang dan Lantik Panitia Sidang Pleno II 2026, Tegaskan Komitmen Pelayanan

24
×

GMKI Sorong Selatan Gelar Ibadah Cabang dan Lantik Panitia Sidang Pleno II 2026, Tegaskan Komitmen Pelayanan

Sebarkan artikel ini

Potretone.com Sorong Selatan,- Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Sorong Selatan menggelar Ibadah Cabang yang dirangkaikan dengan pelantikan Panitia Sidang Pleno II Tahun 2026, pada Minggu (01/03/2026).

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat dihadiri Badan Pengurus Cabang (BPC) dan seluruh anggota GMKI Sorong Selatan.

banner 728x90

Ibadah Cabang menjadi momen penting bagi para kader untuk memperkuat persekutuan, melakukan refleksi iman, serta menegaskan komitmen pelayanan dalam menggerakkan roda organisasi.

Dalam rangkaian acara, dilakukan pelantikan Panitia Sidang Pleno II Tahun 2026.

Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan, pengucapan janji panitia, dan doa peneguhan sebagai simbol kesiapan panitia dalam mengemban tugas serta tanggung jawab organisasi.

Ketua Cabang GMKI Sorong Selatan, Fiki, dalam sambutannya menekankan pentingnya kerja maksimal dari panitia yang baru dilantik.

Ia menegaskan bahwa Sidang Pleno II merupakan forum strategis untuk mengevaluasi program kerja dan merumuskan langkah-langkah ke depan bagi organisasi.

“Sidang Pleno II adalah ruang bersama untuk mengevaluasi pelayanan dan memperkuat arah gerak GMKI agar tetap relevan dan berdampak,” ujar Fiki.

Melalui Ibadah Cabang dan pelantikan panitia ini, GMKI Sorong Selatan menegaskan komitmen untuk terus berkembang sebagai organisasi kader yang berlandaskan iman Kristen, serta berperan aktif di lingkungan kampus, gereja, dan masyarakat.

(Moy)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretine.com, Sanana,- Proyek pembangunan tower di Desa Buya, Kecamatan Mangoli Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, kini disorot tajam oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD setempat. Proyek bernilai lebih dari Rp3 miliar itu diduga kuat tidak menjalankan prinsip transparansi setelah ditemukan tidak adanya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan. Selasa, (14/4/2026).