Post Views: 465






Potretone.com, Sanana,- Pemberitaan media online PotretOne.cm tentang sosok Adnan Husein yang mengangkat kisah “ibu yang tidak pernah diam” mendapat perhatian dari kalangan akademisi. Narasi tersebut dinilai bukan sekadar cerita personal, tetapi mengandung pesan kultural yang kuat bagi masyarakat Kepulauan Sula, khususnya mereka yang berada di perantauan.

Potretone.com, Sanana,- Pagi tadi suasana di Bandara Emalamo Sanana, Desa Wai Ipa, tampak berbeda dari biasanya. Aktivitas keluar-masuk orang seperti sedikit melambat, seakan ada ruang khusus yang terbuka ketika sosok Adnan Husen (57) tiba dan melangkah menuju Sekretariat Panitia Gabalil Hai Sua (GHS) 2026.

Potretone.com, Sanana,- Angin laut di Pelabuhan Sanana siang itu berembus pelan, seolah ikut membawa kenangan-kenangan lama yang hampir terlupakan. Di antara langkah kaki para penumpang yang turun dari kapal KM. Permata Obi pada 28 April 2026, ada sekelompok orang tua yang berjalan perlahan bukan semata karena usia, tetapi karena mereka sedang memikul sesuatu yang tidak sisa-sisa budaya yang kian menipis dimakan zaman.
