banner 728x90
BeritaDaerah

Mesin Baru PLTMG Diperiksa, Bupati Targetkan Listrik Normal Akhir September

72
×

Mesin Baru PLTMG Diperiksa, Bupati Targetkan Listrik Normal Akhir September

Sebarkan artikel ini

Potretone.com, Halut,- Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara bersama unsur Forkopimda melaksanakan pengecekan langsung terhadap mesin Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) yang berada di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kamis (04/09).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pasokan listrik di wilayah Halmahera Utara, terutama menyongsong target normalisasi listrik pada akhir September 2025.

banner 728x90

Pengecekan tersebut turut dihadiri langsung oleh Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, Unsur Forkompinda dan Menejer UP3 PLN Tobelo,

Dokumentasi : Bupati Halut Bersama Unsur Forkompinda dan Menejer UP3 PLN Tobelo Tinjau Lokasi PLN di Desa Mamuya Kecamatan Galela

Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, menegaskan pentingnya optimalisasi penggunaan mesin baru tersebut. Ia meminta agar pada akhir September seluruh mesin sudah dapat beroperasi secara maksimal.

“Saya minta di akhir bulan September ini, seluruh mesin sudah bisa menyala dengan lancar dan aman, tanpa hambatan. Mesin yang datang ini semuanya baru, jadi harus dimanfaatkan sebaik mungkin demi kenyamanan masyarakat Halut,” ujar Bupati.

Ia juga mengungkapkan bahwa total ada 8 mesin di luar gedung dan 30 mesin di dalam gedung PLTMG yang harus dijaga serta dirawat dengan baik.

“Kita berharap rekan-rekan di PLN Tobelo selalu diberi kesehatan. Target kita, akhir bulan ini listrik kembali normal di seluruh kabupaten,” tambahnya.

Sementara itu, Menejer UP3 PLN Tobelo, Anton Tonapa, menjelaskan bahwa dalam tahap awal, tiga mesin akan langsung dioperasikan secara bersamaan.

“Dalam pelaksanaan nanti, kita akan langsung mengoperasikan tiga mesin sekaligus. Ini bertujuan untuk memastikan kekuatan arus listrik cukup menjangkau seluruh wilayah, khususnya Galela,” jelas Anton. (Cen)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Sikap diam Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT Mangoli Timber Produsen (MTP) mulai memantik kritik keras. Lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan di bidang tenaga kerja itu dinilai belum menunjukkan keberanian politik untuk membela ribuan pekerja lokal yang diduga kehilangan hak-hak normatifnya.