Sanana, Potretone.com,- Dalam suasana hangat penuh keakraban, Komando Distrik Militer (Kodim) 1510/Sula melaksanakan penyerahan simbolis satu set baju dinas Pegawai Negeri Sipil (PNS) kepada Sdri. Supriyanti Umaternate, kakak dari Almarhum Pratu Anumerta Haris Umaternate, prajurit TNI yang gugur dalam tugas negara.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Komandan Kodim 1510/Sula, Letkol Inf Efran Tri Hernowo, S.I.P, yang berlangsung di Makodim 1510/Sula, Senin (03/11/2025).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran perwira staf dan seluruh anggota Kodim, sebagai bentuk dukungan dan penghormatan kepada keluarga besar TNI yang telah berkorban demi bangsa dan negara.
Dandim Letkol Inf Efran Tri Hernowo, dalam sambutanya menyampaikan bahwa penyerahan seragam ini merupakan tindak lanjut dari perintah Menteri Pertahanan Republik Indonesia untuk memberikan kesempatan kerja kepada keluarga prajurit yang gugur dalam tugas.
“Penyerahan ini adalah wujud nyata perhatian dan komitmen negara terhadap keluarga besar TNI. Pengabdian Almarhum Pratu Haris Umaternate tidak akan pernah dilupakan, dan kami ingin memastikan bahwa keluarganya juga mendapatkan perhatian yang layak,” ujar Dandim.
Sdri. Supriyanti Umaternate resmi ditempatkan sebagai tenaga kesehatan di lingkungan Kodim 1510/Sula, sesuai dengan latar belakang dan kompetensi yang dimilikinya. Keputusan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi satuan sekaligus menjadi bentuk penghargaan terhadap dedikasi keluarga prajurit.
Dandim juga berpesan agar Sdri. Supriyanti dapat segera beradaptasi dan merasa nyaman di lingkungan baru.
“Kami segenap keluarga besar Kodim 1510/Sula berharap Sdri. Supriyanti bisa betah dan nyaman bekerja di sini. Tugas ini adalah amanah sekaligus kehormatan dari negara. Mari bersama-sama kita lanjutkan semangat pengabdian almarhum untuk bangsa,” tambahnya dengan penuh haru.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh rasa kekeluargaan. Penyerahan seragam ini tidak hanya menjadi simbol pengangkatan sebagai PNS, tetapi juga menjadi lambang kasih sayang dan perhatian negara kepada keluarga prajurit yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya kedaulatan Indonesia. (Ra)


















