Potretone.com, Halut,- Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Halmahera Utara (Dispora) terus memantapkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Daerah 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang di Kabupaten Pulau Morotai. Berbagai langkah strategis dilakukan guna memastikan para atlet mampu tampil kompetitif dan mengharumkan nama daerah.
Kepala Dispora Halmahera Utara, Rusli Manuel, menegaskan bahwa saat ini pihaknya telah memasuki fase krusial dalam rangkaian persiapan. Selain melakukan pemetaan potensi atlet di setiap cabang olahraga, Dispora juga memperkuat koordinasi dengan para pelatih guna menyusun program latihan yang terukur dan berkelanjutan.
Menurut Rusli, proses seleksi atlet dilakukan secara terbuka dan objektif dengan melibatkan pelatih berlisensi di masing-masing cabang. Langkah ini bertujuan untuk menjaring atlet terbaik yang siap dibina secara intensif menjelang kompetisi.
“Persiapan kami tidak hanya berfokus pada fisik atlet, tetapi juga pada strategi, mental bertanding, dan kedisiplinan latihan. Semua itu menjadi kunci untuk meraih prestasi,” ujarnya.
Pada ajang POPDA 2026 nanti, kontingen Halmahera Utara akan mengikuti sepuluh cabang olahraga, yakni sepak bola, bola voli, bola basket, atletik, karate, pencak silat, taekwondo, bulutangkis, tinju, dan tenis meja. Atlet yang lolos seleksi akan menjalani pemusatan latihan terprogram di bawah pengawasan pelatih masing-masing, dengan evaluasi rutin untuk mengukur perkembangan performa.
Sementara itu, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia Kabupaten Halmahera Utara, Baharudin Tomagola, menyampaikan bahwa pihaknya telah lebih awal melakukan pembinaan terhadap atlet pencak silat. Program latihan difokuskan pada peningkatan teknik, stamina, serta kesiapan mental tanding.
“Kami rutin menggelar latihan dan evaluasi kemampuan atlet. Target kami tentu bisa mempertahankan bahkan meningkatkan capaian dari tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Baharudin optimistis.
Dengan waktu persiapan yang tersisa beberapa bulan, Dispora Halut berharap dukungan penuh dari seluruh pihak, termasuk orang tua atlet, sekolah, dan masyarakat, agar para atlet semakin termotivasi. Sinergi tersebut dinilai penting demi mewujudkan target prestasi dan membawa Halmahera Utara bersaing di papan atas POPDA 2026.
(Cheni)



















