banner 728x90
banner 728x90
BeritaDaerah

Forkompinda Halut Gaet Tokoh Agama dan OKP Lintas Agama untuk Perkuat Kerukunan dan Tangkal Isu SARA

113
×

Forkompinda Halut Gaet Tokoh Agama dan OKP Lintas Agama untuk Perkuat Kerukunan dan Tangkal Isu SARA

Sebarkan artikel ini

Potretone.com Halut,- Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat kerukunan antarumat beragama, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Halmahera Utara menggelar rapat bersama tokoh agama dan organisasi kepemudaan (OKP) lintas agama.

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Fredy Djandua, lantai II Kantor Bupati Halmahera Utara, pada Rabu (17/9/2025).

banner 728x90

Rapat tersebut menjadi momentum strategis untuk menyatukan persepsi dan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh agama, dan elemen masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan harmonis di wilayah Halmahera Utara.

Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi Ahmad, yang memimpin jalannya rapat, mengajak seluruh peserta untuk bergandengan tangan menjaga ketenteraman masyarakat. Ia menyoroti maraknya isu provokatif bermuatan SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) di media sosial yang dinilai berpotensi memecah belah persatuan.

“Postingan bernuansa SARA harus ditangani secara serius. Kita harus menunjukkan kepada masyarakat bahwa para pemimpin di daerah ini bersatu dan memiliki komitmen kuat untuk menjaga perdamaian,” tegas Wakil Bupati.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Halmahera Utara, AKBP Elrikson Pasaribu, menanggapi munculnya konten tidak pantas yang diunggah oleh oknum aparat kepolisian baru-baru ini. Ia menegaskan bahwa penanganan kasus tersebut telah dilakukan secara proporsional, melalui proses hukum dan sidang etik internal.

“Kami pastikan penanganan kasus dilakukan secara transparan. Oknum tersebut sedang diproses untuk dikenakan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Kami mohon maaf kepada seluruh umat Muslim atas kejadian ini. Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran nilai agama dan etika, terutama oleh aparat penegak hukum,” ujar Kapolres.

Rapat ini diharapkan menjadi langkah konkret Forkompinda Halut dalam merawat kerukunan antarumat beragama serta menciptakan ruang dialog yang terbuka dan solutif dalam menghadapi berbagai dinamika sosial di masyarakat.

Selain itu pertemuan ini melahirkan 5 poin kesepakatan bersama diantaranya sebagai berikut:

1. Komitmen Bersama
Menjadikan kerukunan antar umat sebagai prioritas bersama demi terciptanya kedamaian dan ketertiban umum, sesuai Ikrar Kerukunan Maluku Utara.

2. Dialog dan Komunikasi Rutin
Menyelenggarakan pertemuan rutin lintas agama, suku, dan OKP untuk mendeteksi dini dan menyelesaikan potensi gesekan sosial.

3. Penguatan Forum Kerukunan
Mengaktifkan kembali FKUB dan forum-forum pemuda lintas agama sebagai ruang mediasi dan fasilitasi kebersamaan.

4. Penegakan Hukum yang Adil
Memastikan proses hukum terhadap pelanggaran berjalan objektif, transparan, dan tanpa diskriminasi.

5. Publikasi dan Edukasi Damai
Pemerintah daerah dan media lokal berkomitmen menyebarkan informasi yang sejuk dan mencegah provokasi di ruang publik, khususnya media sosial.

(Chen)

 

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretine.com, Sanana,- Proyek pembangunan tower di Desa Buya, Kecamatan Mangoli Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, kini disorot tajam oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD setempat. Proyek bernilai lebih dari Rp3 miliar itu diduga kuat tidak menjalankan prinsip transparansi setelah ditemukan tidak adanya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan. Selasa, (14/4/2026).