Sanana, PotretOne.com,- Kondisi bangunan SMP Negeri 3 Satu Atap (Satap) Mangoli Tengah memprihatinkan. Hampir seluruh ruang kelas di sekolah tersebut mengalami kebocoran pada bagian atap, sehingga proses belajar mengajar terganggu, terutama saat hujan turun.
“Semua ruangan kelas mengajar itu atapnya bocor. Dan tidak layaklah untuk proses belajar mengajar saat hujan maupun panas,” ujar Ilyas Foakaaya salah satu warga setempat kepada wartawan, Rabu (6/11).
Menurut Ilyas, kebocoran atap tersebut sudah berlangsung cukup lama. Saat musim hujan, air masuk ke dalam kelas dan membasahi meja serta kursi siswa. Sementara ketika cuaca panas, kondisi di dalam ruangan menjadi sangat pengap karena ventilasi dan atap yang rusak tidak mampu menahan terik matahari.
“Kami kasihan dengan anak-anak dan para guru. Mereka tetap belajar meski kondisi sekolah seperti itu,” tambah warga tersebut.
Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Satap Mangoli Tengah, ketika di konfermsi melalui pesan WhatsApp, belum memberikan keterangan resmi. Sementara Dinas Pendidikan Kepulauan Sula belum memberikan keterangan resmi, kami akan berusaha untuk mengkonversi pihak dinas pendidikan untuk memberikan keterangan resmi terkait persoalan tersebut. (Ra)



















