banner 728x90
BeritaDaerahPolitik

Diduga Kecurangan, Pemerhati Pemilu Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Kawal Hasil Pemilu 2024

100
×

Diduga Kecurangan, Pemerhati Pemilu Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Kawal Hasil Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini

PotretOne.com, Sanana – Pemerhati Pemilu, Kab. Kepulauan Sula Maluku Utara, Ahmad Ukin, meminta kepada seluruh lapisan masyarakat dan partai politik peserta Pemilu 2024 untuk mengawal proses rekapitulasi yang berlangsung yang sedang berlangsung di Gedung Taufiq Center Guna Desa Fatce Kecamatan Sanana.

Hal itu disampaikan Ahmad Ukin saat melakukan pantauan di lokasi Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Pemilu 2024 Tingkat Kabupaten Kepulauan Sula pada 29 Febuari 2024, kemarin, dan akan berakhir di tanggal 5 maret 2024.

banner 728x90

Menurutnya, Meskipun adanya dugaan-dugaan yang merugika para caleg-caleg atau partai pilitik yang lain, alangkah bagusnya mempersiapkan data-data yang falit untuk membuktikan pada saat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Pemilu 2024 di Tingkat Kabupaten.

“Kalu memang ada dugan-dugaan yang merugikan para caleg dan partai politik segera di persiapkan data yang falid untuk dilaporkan ke Bawaslu dan kita mengawal bersam sampai masalah selesai,”, Ahmad Ukin kepada media PotretOne.com, Jumat (1/3/24).

Berdasarkan Informasi yang diterima, Kata Ahmad Ukin, bahwa ada dugaan kecurangan yang sengaja dilakukan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Mangoli Tengah dan Kecamatan Sulabesi Barat.

“Kami mengkafer informasi bahwa ada dua kecamatan yang menjadi dugaan kecurangan dan itu suda dilaporkan sejumlah partai politik maupun caleg yang mersa dirugikan,”ujarnya.

Dia juga berpesan kepada seluruh saksi partai jika ada sesuatu yang ingin diluruskan atau dianggap keliru, diharapkan dapat menunjukkan data agar dapat disinkronkan pada saat pleno terbuka Rekapitulasi Hasil Pemilu 2024.

“Saya meyakini semua partai punya perwakilan saksi masing-masing. Mari kita jaga suara rakyat kita, dengan memastikan perhitungan ini sudah sesuai dengan apa yang dihasilkan di setiap TPS,” ucapnya. (**)

banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sanana,- Proyek pembangunan Gedung Kantor Pertanahan Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, senilai Rp6,19 miliar yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2023 hingga kini belum juga rampung. Proyek yang semestinya menjadi fasilitas pelayanan publik itu justru terhenti dan diduga mangkrak setelah pekerjaan fisik tidak dilanjutkan pada 2024.

banner 728x90