Potretone.com, Sanana,- Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sula, H. Ahkam Gajali, menghadiri rapat perdana panitia Festival Budaya Gabalil Hai Sua 2026 yang digelar di Sanana, sebagai langkah awal persiapan kegiatan budaya tahunan tersebut.
Kehadiran Ahkam dalam rapat ini menjadi bentuk komitmen dan dukungan penuh lembaga legislatif terhadap pelestarian tradisi lokal yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Sula.
Dalam rapat tersebut, panitia memaparkan konsep pelaksanaan festival yang akan kembali digelar di Pulau Sulabesi pada Mei 2026 mendatang. Kegiatan ini akan melibatkan ratusan peserta yang akan menempuh perjalanan mengelilingi pulau sebagai bentuk pelestarian tradisi Gabalil Hai Sua.
Ahkam menegaskan bahwa Gabalil Hai Sua bukan sekadar agenda seremonial, melainkan warisan budaya yang memiliki nilai historis, spiritual, dan sosial yang tinggi.
“Ini bukan hanya kegiatan budaya, tetapi juga jati diri masyarakat Sula. Kita harus memastikan pelaksanaannya tetap sesuai dengan nilai-nilai adat yang diwariskan oleh leluhur,” ujarnya. Selasa (18/3/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah mulai bekerja mempersiapkan kegiatan tersebut sejak dini. Menurutnya, persiapan yang matang menjadi kunci utama suksesnya pelaksanaan festival.
Dalam kesempatan itu, Ahkam mendorong agar panitia terus berkoordinasi dengan tokoh adat, tokoh agama, serta pemerintah daerah agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan tetap menjaga keaslian tradisi.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pengelolaan kegiatan secara profesional, termasuk dalam aspek keamanan, kesehatan peserta, hingga promosi kegiatan ke tingkat yang lebih luas.
“DPRD tentu mendukung penuh kegiatan ini. Kita ingin Gabalil Hai Sua tidak hanya dikenal di Sula, tetapi juga bisa menjadi ikon budaya di tingkat nasional,” tegasnya.
Ahkam juga berharap pelaksanaan festival tahun ini dapat menjadi momentum untuk mendorong pengakuan Gabalil Hai Sua sebagai warisan budaya tak benda.
Sementara itu, panitia pelaksana menyambut baik kehadiran dan dukungan Ketua DPRD. Mereka optimistis dengan sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat, Festival Gabalil Hai Sua 2026 akan berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi daerah.
Rapat perdana ini menjadi titik awal konsolidasi seluruh pihak yang terlibat, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan tradisi Gabalil Hai Sua sebagai kebanggaan masyarakat Kepulauan Sula.
(RA)




















