PotretOne.com, Halut,- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Halmahera Utara periode 2025-2027 resmi dilantik dan menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Hotel Bryken, Tobelo, Senin, (9/2/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Meneguhkan Ideologi, Menguatkan Organisasi, Membumikan Marhaenisme di Halmahera Utara”, sebagai komitmen GMNI dalam memperkuat peran mahasiswa sebagai kekuatan ideologis dan intelektual di daerah.
Dalam pelantikan itu, Korneles Tobelo resmi dilantik sebagai Ketua DPC GMNI Halmahera Utara, Koce Laurensya Popa sebagai Sekretaris, dan Anastasya Poroco sebagai Bendahara. Pelantikan turut disertai pengukuhan jajaran pengurus bidang lainnya yang akan mengemban tugas strategis dalam penguatan organisasi serta kaderisasi GMNI di Halmahera Utara.
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, unsur TNI-Polri, organisasi kepemudaan, serta pengurus pusat GMNI. Pemerintah daerah diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Halmahera Utara yang mewakili Wakil Bupati, Kepala Kesbangpol Jhon Anwar, Komandan Subdenpom XV/1-1 Tobelo Letda Cpm Irwansyah Kurniawan, Ketua KNPI Halmahera Utara, perwakilan organisasi Cipayung dan OKP/OKK, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta kader GMNI.
Alumni GMNI, Dr. Selfianus Laratmase, SH., MH., dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara GMNI dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan Halmahera Utara.
Menurutnya, GMNI harus tampil sebagai mitra strategis pemerintah melalui pemikiran kritis yang konstruktif serta gagasan inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya kader GMNI meneguhkan jati diri sebagai pejuang pemikir dan pemikir pejuang, yang mampu menghadirkan perubahan melalui pemikiran transformatif dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Utara, yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus DPC GMNI Halmahera Utara periode 2025–2027. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan tongkat estafet perjuangan generasi muda dalam memperkuat peran mahasiswa sebagai kekuatan intelektual dan moral bangsa.
Pemerintah daerah berharap GMNI mampu menyusun program kerja yang membumi dan responsif terhadap isu-isu lokal, mulai dari pemberdayaan pemuda desa, peningkatan kapasitas kader, hingga kontribusi dalam pembangunan sosial dan politik di daerah.
Selain itu, GMNI diharapkan terus menjaga sinergitas dengan pemerintah daerah, memperkuat kolaborasi lintas generasi, serta menjadi perekat persatuan sebagai kader nasionalis di tengah masyarakat.
Ketua DPP GMNI, Sujahri Somar, menegaskan bahwa pelantikan dan Rakercab harus menjadi momentum strategis untuk memperkuat organisasi dan mempercepat kaderisasi. Ia mengingatkan pentingnya menjaga soliditas organisasi dan tidak terjebak dalam perpecahan yang dapat melemahkan gerakan mahasiswa.
Menurutnya, GMNI harus tetap independen, tidak tersubordinasi oleh kepentingan partai politik maupun elit kekuasaan, serta konsisten sebagai gerakan mahasiswa yang mengabdi kepada bangsa dan negara.
Pelantikan dan Rakercab ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran GMNI Halmahera Utara dalam membangun kesadaran ideologis, memperkuat struktur organisasi, serta membumikan nilai-nilai marhaenisme di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menyambut baik komitmen GMNI untuk bersinergi dalam pembangunan daerah dan berharap kader GMNI dapat menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Halmahera Utara yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan sosial.
Cheni



















