Potretone.com, Sanana,- Perayaan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional 2025 menjadi momen paling berkesan bagi seorang guru honorer bernama Yani Norau, yang telah mengabdi di SDN Kalau Laut sejak tahun 2005. Jumat, (28/11/25).
Di tengah keramaian acara, keberuntungan berpihak padanya setelah ia berhasil mendapatkan hadiah utama undian dengan nomor cantik 8008.
Momen haru itu berawal ketika Bupati Kepulauan Sula, Hj. Fifian Adeningsi Mus, naik ke panggung untuk mengambil nomor undian. Sebelum membuka gulungan nomor tersebut, Bupati sempat berdoa dan berharap hadiah itu jatuh kepada seorang guru honorer.
“Semoga nomor undian yang saya ambil ini dimiliki oleh guru honor, bukan guru ASN,” ucap Bupati disambut tepuk tangan hadirin.
Tak lama setelah nomor 8008 disebutkan, terlihat seorang perempuan paruh baya berlari dari kejauhan sambil mengangkat tangan. Dengan mata berkaca-kaca, ia naik ke panggung. Suasana langsung pecah oleh sorakan meriah.
“Honor di mana?” tanya Bupati.
“SD Kalau Laut, Bu,” jawab Yani dengan suara yang bergetar.
“Pegawai ka honor?”
“Honor, Bu… sejak tahun 2005.”
Bupati Fifian tampak terharu mendengar pengabdian panjang Yani yang sudah 20 tahun lebih mengajar di daerah terpencil.
“Terima kasih Ibu Bupati. Ini sangat berarti untuk saya dan keluarga,” ujar Yani sambil memeluk hadiah tersebut.
Hadiah utama berupa satu unit sepeda motor itu langsung dites oleh Bupati di lokasi acara, membuat suasana semakin meriah.
“Tetap semangat mengajar ya Ibu Guru. Terima kasih sudah mengabdi untuk anak-anak Sula,” pesan Bupati saat menyerahkan kunci secara simbolis.
Acara HUT PGRI dan Hari Guru Nasional 2025 ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bukti kepedulian pemerintah daerah terhadap para pahlawan pendidikan, terutama guru honorer yang telah lama bekerja dalam keterbatasan.



















