Sorong Selatan, Potretone.com,- Polemik tapal batas antara Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Sorong kembali mengemuka. Hingga kini, masyarakat Kampung Botain menilai tidak ada keseriusan pemerintah daerah Sorong Selatan dalam menyelesaikan batas wilayah yang telah lama menggantung.
Tokoh pemuda Kampung Botain, Yulian Saru, bersama masyarakat setempat mempertanyakan sikap pemerintah daerah yang dinilai pasif terhadap penyelesaian sengketa batas tersebut.
“Kami mempertanyakan kepada Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan, sampai kapan persoalan tapal batas ini diselesaikan? Sejak adanya keputusan sela Mahkamah Konstitusi (MK), sampai hari ini kondisi justru seperti vakum tidak ada kejelasan yang kami terima,” ujar Yulian.
Ia menegaskan, ketidakpastian ini membuat masyarakat seolah dibiarkan menjalankan aktivitas tanpa dasar hukum yang jelas.
“Apakah pemerintah membiarkan kami, rakyat Kampung Botain, hidup dan beraktivitas tanpa kepastian hukum? Sampai sekarang kami tidak tahu posisi kami ini sebenarnya seperti apa,” bebernya.
Yulian menegaskan bahwa masyarakat Botain tidak akan tinggal diam bila ada pihak lain yang mencoba mengklaim wilayah adat mereka.
“Kami masyarakat Kampung Botain akan mempertahankan wilayah adat kami sampai titik darah penghabisan. Kami tidak akan membiarkan pihak mana pun mengambil hak yang sudah turun-temurun menjadi milik kami,” tegasnya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan secara serius, memberikan kepastian, dan menyelesaikan sengketa batas yang dinilai sudah terlalu lama dibiarkan.
(Moy)



















