BeritaDaerahNasional

Polres Halut Start! Operasi “Zebra Kie Raha 2025” Resmi Dimulai, Saatnya Wujudkan Lalu Lintas Aman & Humanis

44
×

Polres Halut Start! Operasi “Zebra Kie Raha 2025” Resmi Dimulai, Saatnya Wujudkan Lalu Lintas Aman & Humanis

Sebarkan artikel ini

Halut, Potretine.com,- Operasi Mandiri Kewilayahan “Zebra Kie Raha” 2025 resmi dimulai! Apel gelar pasukan berlangsung di Lapangan Apel Polres Halut, Desa Gamsungi, Senin (17/11/2025) pukul 08.30 WIT, dipimpin langsung Kapolres Halmahera Utara AKBP Elrikson Pasaribu, S.H., S.I.K.

Dengan dukungan penuh TNI, Polri, dan instansi pemerintah daerah, Operasi Zebra tahun ini hadir dengan semangat baru: penegakan yang humanis, edukatif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

banner 728x90

Kapolres Halut menegaskan, Operasi Zebra menjadi bagian dari upaya cipta kondisi menghadapi peningkatan aktivitas masyarakat menjelang akhir tahun.

Inilah Target Utama Penindakan:

1. Pengendara tanpa helm/sabuk pengaman

2. Melawan arus

3. Pengendara di bawah umur

4. Main HP saat mengemudi

5. Balap liar & ngebut berlebihan

6. Pengaruh alkohol/narkoba

Operasi Zebra 2025 diperkuat personel gabungan dari Kodim 1508/Tobelo, Kipan C 732/Banau, Brimob, Samapta, Reskrim, Polairud, Lantas, Satpol PP, dan Dishub.

“Kesiapan seluruh pasukan menjadi pondasi dalam mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan berbudaya,” tegas Kapolres.

Pesan Kapolda Maluku Utara : 

“Penegakan hukum bukan tujuan utama. Fokus utama adalah membangun kesadaran dan disiplin berlalu lintas demi keselamatan bersama.”

Operasi Zebra Kie Raha 2025 resmi berjalan saatnya masyarakat Halmahera Utara menunjukkan bahwa kita bisa menjadi pengguna jalan yang tertib, aman, dan bertanggung jawab.

(Cheni)

 

 

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sanana,- Aksi demonstrasi yang digelar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kabupaten Kepulauan Sula untuk menyoroti dugaan kasus-kasus korupsi di daerah berakhir ricuh. Ketua IMM Kepulauan Sula, Prabowo Sibela, mengaku menjadi korban dugaan pemukulan oleh seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat menyampaikan aspirasi di depan Istana Daerah, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Minggu (31/5/2026).

banner 728x90