banner 728x90
BeritaDaerah

Carateker GMNI Sorong Selatan Tercepat di Tanah Papua, Sukses Gelar Konfercab Perdana Hanya dalam Dua Minggu

176
×

Carateker GMNI Sorong Selatan Tercepat di Tanah Papua, Sukses Gelar Konfercab Perdana Hanya dalam Dua Minggu

Sebarkan artikel ini

Teminabuan, Potretone.com,-Carateker Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sorong Selatan mencatat sejarah baru sebagai carateker tercepat di Tanah Papua dalam melaksanakan Konferensi Cabang (Konfercab) ke-I GMNI Sorong Selatan.

Acara pelepasan atribut organisasi menandai berakhirnya masa bakti Carateker DPC GMNI Sorong Selatan periode 2025–2026. Prosesi ini dihadiri langsung oleh perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GMNI Tanah Papua, yang diwakili oleh Kepala Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK), Bung Tama Tiblola.

banner 728x90

Dalam sambutannya, Bung Tama menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Carateker DPC GMNI Sorong Selatan atas dedikasi dan kerja cepat yang luar biasa.

“Carateker DPC GMNI Sorong Selatan adalah yang tercepat dan tersukses di Tanah Papua. Hanya dalam waktu dua minggu mereka mampu mempersiapkan dan melaksanakan Konfercab perdana dengan baik dan penuh semangat juang,” ungkap Tama Tiblola, Selasa (11/11/2025).

Tiblola juga menambahkan bahwa pencapaian ini menjadi bukti semangat nasionalis dan militansi kader GMNI di wilayah Tehit, julukan untuk Negeri Seribu Sungai.

“Harapan kami, dengan semangat yang ada, terus kibarkan panji GMNI di Tanah Tehit. Jadikan GMNI sebagai garda terdepan perjuangan mahasiswa dan rakyat,” tutup Tama dengan penuh optimisme.

Kisah sukses ini menjadi inspirasi baru bagi seluruh kader GMNI di Tanah Papua untuk terus bergerak, bersatu, dan berjuang demi terwujudnya cita-cita Trisakti Bung Karno berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. (Moy)

banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sanana,- Proyek pembangunan Gedung Kantor Pertanahan Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, senilai Rp6,19 miliar yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2023 hingga kini belum juga rampung. Proyek yang semestinya menjadi fasilitas pelayanan publik itu justru terhenti dan diduga mangkrak setelah pekerjaan fisik tidak dilanjutkan pada 2024.

banner 728x90