banner 728x90
BeritaDaerah

Jejak Lama di Balik Nama Baru: Dugaan Penebangan Ilegal Guncang Mangoli Tengah

230
×

Jejak Lama di Balik Nama Baru: Dugaan Penebangan Ilegal Guncang Mangoli Tengah

Sebarkan artikel ini

Sanana,Potretone.com,- Ketegangan terjadi di Desa Wailoba, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Warga setempat memblokir akses jalan utama setelah menduga adanya aktivitas penebangan kayu ilegal (illegal logging) yang dilakukan oleh sebuah perusahaan bernama CV Anugerah 4 Mangoli Mandiri.

Perusahaan tersebut diduga melakukan kegiatan eksploitasi kayu tanpa sepengetahuan masyarakat maupun izin resmi dari instansi terkait. Warga menyebut, alat berat sudah beroperasi sejak dua minggu lalu dan tumpukan kayu mulai terlihat di lokasi tanpa ada tanda-tanda sosialisasi atau pertemuan resmi dengan pemerintah desa.

banner 728x90

“Perusahaan ini datang ambil kayu, seng ada pertemuan dengan masyarakat, makanya tong palang jalan,” ujar Riyanto Basahona salah satu warga Wailoba melalui pesan WhatsApp, Selasa (4/11/2025).

Riyanto mengaku sempat mendatangi pihak perusahaan bersama anggota DPRD Sula, Masmina Ali, untuk meminta penjelasan dan mengusulkan agar diadakan pertemuan resmi dengan masyarakat. Namun, upaya dialog itu berujung buntu.

“Dong janji mau ketemu, tapi besoknya bilang cape, seng jadi. Padahal masyarakat cuma minta perbaiki jalan lintas Wailoba–Capalulu yang rusak akibat alat berat,” tambah Rianto

Warga kemudian memutuskan memblokir jalan menuju lokasi perusahaan sebagai bentuk protes. Mereka menilai perusahaan mengabaikan etika sosial dan prosedur hukum dalam melakukan aktivitas penebangan kayu.

Warga juga mengungkapkan bahwa CV Anugerah 4 Mangoli Mandiri memiliki hubungan dengan perusahaan lama bernama CV Ajahra Karya, yang sebelumnya juga beroperasi di wilayah Mangoli. Direktur perusahaan saat ini disebut-sebut adalah sosok yang sama dengan pemilik perusahaan terdahulu.

“Direkturnya itu sama dengan pemilik CV Ajahra Karya dulu, cuma sekarang ganti nama jadi CV Anugerah 4 Mangoli Mandiri,” kata Riyanto.

Sekedar diketahui, Hingga berita ini diturunkan, pihak CV Anugerah 4 Mangoli Mandiri belum dapat dimintai keterangan resmi. Kami akan berusaha untuk mencari atau menghubing pihak CV Anugerah dan meminta tanggapan resmi terkait aktivitas tersebut. (Ra)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sanana,- Aksi demonstrasi yang digelar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kabupaten Kepulauan Sula untuk menyoroti dugaan kasus-kasus korupsi di daerah berakhir ricuh. Ketua IMM Kepulauan Sula, Prabowo Sibela, mengaku menjadi korban dugaan pemukulan oleh seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat menyampaikan aspirasi di depan Istana Daerah, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Minggu (31/5/2026).

Berita

Potretone.com, Sanana,- Sikap diam Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT Mangoli Timber Produsen (MTP) mulai memantik kritik keras. Lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan di bidang tenaga kerja itu dinilai belum menunjukkan keberanian politik untuk membela ribuan pekerja lokal yang diduga kehilangan hak-hak normatifnya.