Sanana, Potretone.com- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan kawasan permukiman yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan melalui penyusunan Dokumen Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh (RP2KPKPK). Rabu, (29/10)
Kegiatan ini mencapai puncaknya dengan Seminar Akhir RP2KPKPK Kabupaten Kepulauan Sula, yang dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Sula bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), konsultan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Bupati Kepulauan Sula dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyusunan dokumen RP2KPKPK merupakan wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap program nasional dalam penanganan kawasan kumuh.
“Melalui dokumen ini, kita ingin memastikan bahwa upaya penanganan kawasan kumuh dilakukan secara terencana, terpadu, dan berkesinambungan, dengan melibatkan seluruh unsur baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa RP2KPKPK bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan peta jalan (roadmap) bagi arah kebijakan pembangunan perumahan dan permukiman di Kabupaten Kepulauan Sula ke depan.
Di dalamnya tercantum strategi pencegahan tumbuhnya kawasan kumuh baru, peningkatan kualitas lingkungan permukiman yang ada, serta penguatan kelembagaan dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan hunian yang sehat dan tertata.
Sebagai daerah kepulauan, Kepulauan Sula memiliki tantangan tersendiri mulai dari sebaran permukiman yang luas, keterbatasan akses infrastruktur, hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat yang beragam.
Karena itu, kehadiran RP2KPKPK menjadi acuan penting dalam menentukan prioritas pembangunan yang tepat sasaran, khususnya dalam aspek perumahan, air bersih, sanitasi, drainase, dan pengelolaan lingkungan.
Dalam kegiatan Seminar Akhir RP2KPKPK ini, seluruh peserta melakukan proses validasi dan penyelarasan terhadap hasil penyusunan dokumen agar semakin representatif terhadap kondisi nyata di lapangan serta selaras dengan visi pembangunan daerah.
“Saya berharap seluruh peserta dapat memberikan masukan konstruktif agar dokumen ini benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat dan menjadi landasan kuat bagi pembangunan perumahan dan permukiman yang berkeadilan,” tambah Bupati.
Beliau juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam penyusunan dokumen RP2KPKPK, termasuk tim penyusun, para konsultan, jajaran OPD, serta masyarakat yang turut memberikan dukungan dan data lapangan.
“Kerja keras dan kolaborasi ini merupakan bukti nyata komitmen kita dalam mewujudkan Kabupaten Kepulauan Sula yang bersih, sehat, tertata, dan sejahtera,” ungkapnya menutup sambutan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula berharap hasil penyusunan RP2KPKPK dapat menjadi pedoman dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman di masa mendatang, serta memperkuat langkah menuju pembangunan daerah yang berkeadilan, inklusif, dan berkelanjutan. (Ra)



















