banner 728x90
BeritaDaerahHukum

Diduga Lecehkan Islam, Oknum Polisi Halut Diperiksa, Aliansi Umat Desak Proses Tegas

68
×

Diduga Lecehkan Islam, Oknum Polisi Halut Diperiksa, Aliansi Umat Desak Proses Tegas

Sebarkan artikel ini

Potretone.com Halut,- Aliansi Umat Beragama Halmahera Utara bersama sejumlah tokoh agama menggelar pertemuan resmi dengan jajaran Polres Halut. Pertemuan ini digelar sebagai respons atas dugaan penghinaan terhadap umat Islam oleh seorang oknum anggota polisi melalui unggahan di media sosial.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Amarta Polres Halut tersebut turut dihadiri Kapolres Halut AKBP Elrikson Pasaribu, SH, Kabag SDM AKP Jufri Adam, S.Sos, para Pejabat Utama Polres Halut, serta perwakilan umat Islam seperti Ketua MUI Halut Husein Horu, dan Ketua Yayasan Alkhairaat Halut Ikram Baba, bersama masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Umat Beragama Muslimin Halut.

banner 728x90

Dalam pertemuan itu, Kapolres Halut menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada seluruh umat Muslim di Halmahera Utara atas tindakan salah satu oknum anggotanya.

“Saya sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Perilaku oknum tersebut mencoreng institusi dan melukai hati umat. Saya pastikan, proses hukum dan kode etik akan dijalankan secara tegas dan transparan,” ujar Kapolres.

Ia menjelaskan bahwa oknum yang dimaksud adalah anggota Satlantas yang sempat diperbantukan dalam sejumlah tugas. Menurutnya, oknum tersebut terancam sanksi tegas, termasuk Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), dan proses pidana jika ada pengaduan resmi dari masyarakat.

“Berkas pelanggaran kode etik akan rampung dalam tujuh hari dan segera disidangkan. Kami juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk membuat laporan resmi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua MUI Halut, Husein Horu, menegaskan bahwa unggahan di akun Facebook milik oknum polisi bernama Hendra Labada telah menimbulkan keresahan luas di kalangan umat Muslim, baik di Halut maupun di luar daerah.

“Kami datang bukan untuk memperkeruh suasana, tetapi untuk meminta agar kasus ini ditangani secara serius, tuntas, dan terbuka. Umat merasa tersakiti oleh isi unggahan tersebut,” jelas Husein. (Chen)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sanana,- Aksi demonstrasi yang digelar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kabupaten Kepulauan Sula untuk menyoroti dugaan kasus-kasus korupsi di daerah berakhir ricuh. Ketua IMM Kepulauan Sula, Prabowo Sibela, mengaku menjadi korban dugaan pemukulan oleh seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat menyampaikan aspirasi di depan Istana Daerah, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Minggu (31/5/2026).

Berita

Potretone.com, Sanana,- Sikap diam Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT Mangoli Timber Produsen (MTP) mulai memantik kritik keras. Lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan di bidang tenaga kerja itu dinilai belum menunjukkan keberanian politik untuk membela ribuan pekerja lokal yang diduga kehilangan hak-hak normatifnya.